Capaian Imunisasi MR Batanghari Peringkat 4 Terendah, Kemenkes Perpanjang Hingga 31 Desember

Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kabupaten Batanghari tidak mencapai target, Dinas Kesehatan Batanghari akan perpanjang

Capaian Imunisasi MR Batanghari Peringkat 4 Terendah, Kemenkes Perpanjang Hingga 31 Desember
tribunjambi/abdullah usman
Ilustrasi. Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari kembali melakukan suntik imunisasi Measles Rubela (MR), sebelumnya sempat tertunda sementara, Rabu (15/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kabupaten Batanghari tidak mencapai target, Dinas Kesehatan Batanghari akan perpanjang imunisasi hingga 31 Desember mendatang, Kamis (1/11).

Dari hasil realisasi capaian MR tahun 2019 yang ditargetkan di Batanghari dari target 95 persen, dari masa penyelesaian hingga Agustus September ternyata belum bisa mencapai target tersebut. Dinas Kesehatan Batanghari menjadi peringkat keempat terendah dari capaian target MR dari kabupaten lainnya.

"Batanghari termasuk No 4 terendah capaian MR-nya dari kabupaten kota lainnya, di atas Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Bungo, dan Kota Jambi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Batanghari Dr. Elfie Yennie kepada tribunjambi.com

"Capaian MR di Batanghari baru 54.030 anak dari sasaran 74.521 anak yang harus di MR. Atau baru 76,27 persen target yang tercapai dari 95 persen," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Elfie, permasalahan tidak tercapainya target MR di Batanghari, oleh beberapa hal di antaranya masih adanya penolakan dari pihak orang tua yang menolak anaknya untuk dilakukan imunisasi MR. Masih banyak orang tua yang termakan informasi hoaks yang beredar sebelumnya.

"Dalam pelaksana Imunisasi MR di lapangan bahkan ada sekolah, hanya lima siswa yang melakukan MR," ujarnya.

Terkait hal tersebut, tindak lanjutnya ke depan, sesuai instruksi dari kementrian kesehatan melalui pesan WA terbaru yang diterima Dinas Kesehatan Batanghari.

Untuk imunisasi MR diperpanjang hingga 31 Desember mendatang. Hal tersebut dilakukan Untuk mencapai target 95 persen, dengan tujuan membentuk imunitas kelompok.

"Kalo banyak klompok yang kebal setelah diimunisasi maka mereka akan kebal dan tidak akan tertular atau menularkan campak MR tadi, maka target 95 persen harus tercapai," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved