KTP Keponakan Kesorot Kamera TV Liputan Lion Air JT610, Nasrun Warga Bungo: "Sekeluarga Menangis"

Nasrun sedang perjalanan dari Bungo ke Padang. Lantas beristirahat di Solok. Tak lama dia mendapat telepon dari Pangkal Pinang.

KTP Keponakan Kesorot Kamera TV Liputan Lion Air JT610, Nasrun Warga Bungo:
ist
Nasrun warga Bungo, keponakannya Reo Yumetro salah satu korban pesawat Lion Air JT610 yang jatuh. 

TRIBUNJAMBI.COM - Nasrun sedang perjalanan dari Bungo ke Padang. Lantas beristirahat di Solok. Tak lama dia mendapat telepon dari Pangkal Pinang.

Telepon tersebut datang dari istri Reo, keponakannya yang merupakan korban dari kecelakaan pesawat Lion Air, Senin (29/10) pagi.

Lantas Nasrun meminta pada pemilik warung untuk menghidupkan televisi. Katanya ingin mengetahui kabar soal kecelakaan pesawat.

postingan reo yumetro
postingan reo yumetro (ist)

Entah apa pikiran Nasrun saat televisi menayangkan berita tersebut. surat Izin Mengemudi (SIM) milik Reo, keponakannya jelas disorot kamera. Dia kaget bercampur sedih. Lantas memutuskan pulang ke Bungo.

Kesedihan yang mendalam masih menyelimuti keluarga Reo Yumetro, warga Kabupaten Bungo yang merupakan salah satu korban dari jatuhnya Pesawat Lion Air JT610.

ktp reo yumetro
ktp reo yumetro (ist)

"Di Solok, saya langsung berhenti di salah satu rumah makan, saya meminta pihak rumah makan untuk menghidupkan televisi untuk melihat informasi jatuhnya pesawat Lion Air," kata Nasrun.

"Sebagian ke Jakarta, ibu Reo juga, untuk dapat informasi lebih lanjut," katanya.

"Kaget sekali saat melihat kartu SIM Reo Yumetro yang disiarkan di TV, semua keluarga menangis dan tidak tahan melihat kejadian ini," kata Nasrun.

Keluarga Reo berangkat ke Jakarta Selasa (30/10) ini untuk melenkapi data-data dan mendapatkan informasi lebih lanjut. (bai)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved