Sejak Masih Gadis Hingga Berumah Tangga Pakai BPJS Kesehatan

Dirinya telah lama menjadi peserta BPJS Kesehatan, dari remaja hingga sekarang. Ia menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan untuk penyakit

Sejak Masih Gadis Hingga Berumah Tangga Pakai BPJS Kesehatan
TRIBUN JAMBI/FITRI AMALIA
Lenni, Karyawan Perusahaan Swasta pengguna BPJS Kesehatan 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013. Dulunya BPJS Kesehatan bernama Askes (Asuransi Kesehatan), yang dikelola oleh PT Askes Indonesia (Persero).

Sehingga banyak peserta BPJS Kesehatan merupakan pelanggan Askes dulunya. Satu di antaranya dari sekian banyak peserta BPJS Kesehatan adalah Lenni, Karyawan Perusahaan Swasta.

Dirinya telah lama menjadi peserta BPJS Kesehatan, dari remaja hingga sekarang. Ia menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan untuk penyakit yang ringan seperti batuk pilek hingga ia pernah dirawat di Rumah Sakit Swasta di Kota Jambi.

"Dari masih gadis sampai sekarang saya berobat pakai fasilitas BPJS Kesehatan, sampai pernah saya rawat inap d rumah sakit swasta yang ada di Kota Jambi, proses adminnya gampang, kita tinggal tunjukin kartu BPJS Kesehatan yang kita punya ke petugas rumah sakit," ujar Lenni.

Ia juga pernah dirawat akibat gejala DBD. Tetapi ia dengan cepat memeriksakan diri yang tentunya dengan Faskes dari BPJS Kesehatan.

"Waktu itu saya berobat di klinik Pratama BPJS Kesehatan Dr. Maulana yang ada di Handil, badan meriang dan pusing, setelah 2 hari di klinik gak ada perubahan saya berobat lagi terus disuruh cek darah, ternyata trombosit saya turun, sama dokternya dikasih rujukan rawat inap. Waktu itu saya pilih rawatnya di rumah sakit yang ada kerjasama dengan BPJS Kesehatan," kenangnya.

Ia memilih masuk rumah sakit Kambang karena dekat dengan rumahnya. Ia Segera ditangani di UGD, dan dokter langsung meminta data rekap pasien.

"Untungnya dari rumah saya udah persiapkan banyak foto copy BPJS Kesehatan jadi gak balik urus, kira urusannya bakal ribet, ternyata tinggal kasih kartu BPJS Kesehatan dan surat rujukan kepada Perawat dan di rumah sakit tinggal proses data kita," ujarnya.

Rawat inap disesuaikan dengan kelas yang tercantum di kartu BPJS Kesehatan. "Perusahaan tempat saya bekerja pakai kelas 2, gak hanya saya, tapi teman teman di perusahaan juga menggunakan BPJS Kesehatan," bebernya.

Ia akui pelayanan di rumah sakit untuk pasien BPJS juga nyaman. Kunjungan dokter ke pasien yang sedang dirawat juga tepat waktu.

"Kalo kita ada keluhan sakit perawat sama dokternya selalu sigap dan tanggap, untuk kesehatan keluarga saya masih percayakan dengan pelayanan BPJS Kesehatan," tutup Lenni.

Penulis: fitri
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved