18 Bidang Tanah Pemkab Batanghari akan Disertifikatkan

Adapun kendala dalam sertifikasi selama ini pemerintah daerah banyak belum memiliki alas bukti yang pas ..."

18 Bidang Tanah Pemkab Batanghari akan Disertifikatkan
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Kepala BPN Kabupaten Batanghari, Joko Susanto 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Ada 18 bidang tanah Pemkab Batanghari yang beberapa waktu lalu belum jelas bukti sertifikatnya. Pada awal Oktober 2018, Badan Pertanahan Nasioan menyelesaikan sertifikat tanah tersebut, Jumat (26/10)

Sebelumnya, 18 bidang tanah tersebut merupakan hasil pendataan dan pengukuran bersama Pengelola Barang dan Aset Daerah Setda Batanghari.

Kepala BPN Kabupaten Batanghari, Joko Susanto, mengatakan memang ada beberapa bidang tanah milik Pemkab Batanghari akan diterbitkan sertifikatnya.

"Tahun ini BPN Batanghari telah menyelesaiakan sertifikat tanah milik pemda sebanyak 18 bidang, yang tersebar di seluruh kecamtan. Terdiri dari tanah puskesmas pembantu, dan sekolah dasar," ujarnya.

Dan 18 bidang tanah tersebut sudah selesai disertifikatkan, tinggal diserahkan ke pihak pemda, rencananya Senin nanti. Sejauh ini, dari tahun 2017-2018 ada sekira 70 tanah pemda telah disertifikatkan.

"Adapun kendala dalam sertifikasi selama ini pemerintah daerah banyak belum memiliki alas bukti yang pas terkait kepelikan tanah tersebut, baik tanah hibah ataupun jual beli," ujarnya.

Dia mengatakan jika tanah tersebut sudah dikuasai pemda dan alas buktinya tidak diketemukan, tetap bisa dengan cara cukup dibuatkan surat pernyataan aset dan ditanda tangani sekda.

Sebelumnnya, Kepala Badan Pengelolaan Barang Milik Daerah Yennedi mengatakan mengatakan 18 bidang tanah tersebut didominasi sekolah dan puskesmas. Di antaranya SDN 04 Sungai Ruan Ilir, SDN 44 dan SDN 38 Aurgading, tanah Paud Pertiwi, Pustu Rantau Puri, SDN 33 Sungai Rengas, Pustu Teluk Leban, Pustu Lopak Aur, Puskesmas Selat, SDN 93 Lopak Aur, Puskesmas Selat, perluasan rumdis Camat Bathin XXIV, SDN 203 Simpang Sungai Rengas, TK Al Ikhlas Muara jangga, SMPN 15, SMPN 20, SMPN 17, SMPN 12 Batanghari dan SDN 175 Karya Mukti.

"Luasan bidang tanah tersebut beragam mulai 99- 20.000 meter, yang telah selesai rampung dari pengukuran tahun 2013-2017," kata Yennedi kepada tribunjambi.com

Kendala belum disetifikatkan tanah tersebut karena masih dalam proses di BPN dan terkait hak alas tanah yang tidak ada. Dari hasil koordinasi dengan BPN, itu akan segera dikeluarkan.

Baca: Duduk Dipinggir Jalan, Wanita Berseragam PNS ini Jadi Sorotan dan Viral di Media Sosial

Baca: Duduk Dipinggir Jalan, Wanita Berseragam PNS ini Jadi Sorotan dan Viral di Media Sosial

Baca: Teka-teki Suami Baru Maia Estianty Mulai Terkuak, dari Edric Tjandra sampai Pengakuan Staf KUA

Baca: Asmara Kevin Sanjaya, Dilirik Ratchanok, Tapi Malah Melirik Pebulu Tangkis Cantik Australia Ini

Penulis: Abdullah Usman
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved