Tanggapan PT Asian Agri Terkait Unjuk Rasa Forum KUD Muarosebo Ilir

"Hal ini diawali karena ada produksi hamparan yang tidak masuk akal dan terbilang terlalu tinggi sehingga ..." ujarnya.

Tanggapan PT Asian Agri Terkait Unjuk Rasa Forum KUD Muarosebo Ilir
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Sekira 200 orang yang tergabung dalam Forum KUD se-Kecamatan Muarosebo Ilir, Kabupaten Batanghari, mendatangi perusahaan. Mereka menanyakan perihal pembelian tandan buah sawir atau TBS kelapa sawit, yang dinilai merugikan petani, Selasa (23/10). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Menanggapi tuntutan forum KUD se-Kecamatan Muarosebo Ilir, Kabupaten Batanghari, terkait pemotongan, PT Asian Agri memberikan penjelasan.

Kepala Manager KlM PT Asian Agri Sahala Mahulae, melalui pesan rilisnya, menyebutkan taksasi ataupun pemotongan dalam pembelian buah segar diperusahaan tersebut memang sudah lama. Itu sebagai bahan acuan dan batasan.

"Hal ini diawali karena ada produksi hamparan yang tidak masuk akal dan terbilang terlalu tinggi sehingga sistem tersebut dilakukan," ujarnya, Selasa (23/10).

Selain itu, dia mengatakan pada awal tahun, Januari-Mei, pada saat harga TBS di luar negeri tinggi, namun banyak TBS hamparan tidak masuk dalam hamparan. Sehingga target taksasi dan hamparan tidak tercapai.

Namun, saat TBS luar negeri rendah, baru TBS mulai masuk lagi ke hamparan tadi. Dengan demikian pembuatan taksasi tetap beracuan pada produksi bulan-bulan sebelumnnya. Kebetulan bulan sebelumnya TBS tinggi. Dengan penambahan taksasi yang mencolok akan menimbulkan pertanyaan bagi manajemen.

Dari hasil pertemuan tadi, juga ditemukan beberapa kesepakatan, termasuk mulai bulan ini penambahan taksasi tidak dapat dilakukan.
Namun yang bisa dilakukan adalah pergeseran panen untuk hamparan hamparan yang kehabisan taksasi, yang juga bekerja sama dengan KUD masing masing.

Selain itu agar setiap hamparan hamparan yang kehabisan taksasi agar dapat dilakukan penambahannya ditaksasi pada November 2018.

"Dari hasil pertenuan tadi intinya baik kedua belah pihak sudah sepakat, dengan kesepakatan yang dilakukan bersama tadi," tuturnya.

Baca: Hasil Survei Litbang Kompas Jokowi Vs Prabowo di Pilpres 2019, Ada Efek Ekor Jas

Baca: Khusus Pelamar CPNS Kemenkumham Lulusan SMA - Syarat Khusus saat Verifikasi dan Pengukuran TB

Baca: Link Live Streaming French Open 2018 - Mulai Pukul 17.00, 7 Wakil Indonesia, Ganda Berpeluang Juara

Penulis: Abdullah Usman
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved