100 Penyuluh Keagamaan Mendapat Pembekalan Antisipasi Terorisme

Kegiatan yang dilakukan di ruang pola besar tersebut, diikuti lebih kurang 100 peserta terdiri dari penyuluh dan ormas keagamaan lainnya

100 Penyuluh Keagamaan Mendapat Pembekalan Antisipasi Terorisme
tribunjambi/abdullah usman
Forum koordinasi pencegahan terorisme FKPT Jambi di bawah BNPT bersama Pemda Batanghari menggelar kegiatan pencegahan terorisme, dihadiri beberapa instansi vertikal dan penyuluh agama, Kamis (18/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Forum koordinasi pencegahan terorisme FKPT Jambi di bawah BNPT bersama Pemda Batanghari menggelar kegiatan pencegahan terorisme, dihadiri beberapa instansi vertikal dan penyuluh agama, Kamis (18/10).

Kegiatan yang dilakukan di ruang pola besar tersebut, diikuti lebih kurang 100 peserta terdiri dari penyuluh dan ormas keagamaan lainnya. ]

Dengan worksoap penguatan kapasitas penyuluh agama dalam menghadapi radikalisme melalui forum koordinasi pencegahan terorisme, lebih ditekankan bagi para penyuluh agama yang berada di Batanghari.

Dalam sambutannya Ketua FKPT Provinsi Prof Dr. Haahmad Syukri Saleh MA, mengatakan, kegiatan workshoap dan penyuluhan yang dilakukan pada tahun ini Batanghari dipilih menjadi kota penyelenggara kegiatan musyawarah anti terorisme.

Dalam kegiatan FKPT jambi sudah melakukan lima kegiatan, di kota dan kabupaten lainnya baik dari bidang hukum, budaya, perempuan, media masa, dan sosialisasi serta kajian dan penelitian.

"Adapun dalam kegiatan ini mengapa peran penyuluh sangat dibutuhkan, karena peran mereka harus selalu aktif dalam melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap aliran aliran menyimpang dan lainnya. Melalui kegiatan ini nantinya mereka akan diberikan pembekalan," ujarnya.

Dikatakannya pula, selain itu tujuan workshoap ini untuk menguatkan kegiatan penyuluhan agama, terutama terkait keadaan di wilayah sekitar termasuk keberadaan kelompok-kelompok terorisme, yang kerap ditemukan di kawasan terpencil.

"Selain itu, selama ini kebanyakan mereka yang diketahui teroris bukan orang merupakan orang asal jambi, namun ditangkap di Jambi. Maka dari itu peran penyuluh keagaamaan sangat diperlukan terkait antisipasi kebaradaan mereka tersebut," jelasnya.

Dengan kegiatan ini pula, diharapkan penyuluh dapat lebih berperan aktif lagi serta menyebar di masyarakat, dan membaur serta mengantisipasi kemungkinan hal tersebut dapat terjadi.

Nantinya dalam workshop yang diselenggarakan oleh FKPT Provinsi Jambi di bawah BNPT pusat ini, seluruh peserta akan mendapatkan pelatihan serta pembekalan dari narasumber. Terkait menghadapi dan mengantisipasi permasalahan atau krberadaan teroris di lingkup masyarakat. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved