Trump Ancam Hukuman Berat bagi Arab Saudi Jika Jurnalis Khashoggi Terbukti Dibunuh

Jamal Khashoggi, seorang kritikus terkemuka dari Riyadh dan seorang warga AS yang menulis kolom untuk Washington Post,

Trump Ancam Hukuman Berat bagi Arab Saudi Jika Jurnalis Khashoggi Terbukti Dibunuh
Donald Trump dan Raja Salman 

TRIBUNJAMBI.COM, WASHINGTON - Jamal Khashoggi, seorang jurnalis sekaligus kritikus terkemuka dari Riyadh dan seorang warga AS yang menulis kolom untuk Washington Post, menghilang pada 2 Oktober setelah mengunjungi Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bakal ada hukuman berat bagi Arab Saudi, jika Khashoggi terbukti tewas dibunuh pihak Saudi. 

"Kami akan cari sampai ke dasar dan akan ada hukuman yang berat," kata Trump, seperti dikutip Reuters dalam wawancara dengan program CBS 60 Minutes, Sabtu (13/10). 

Baca: Dikritik Andi Arief, Sandiaga: Saya Relatif Tak Dikenal di Masyarakat

Saat ditanya apakah Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashoggi, Trump mengatakan, "Belum ada yang tahu, tapi kami mungkin akan bisa mengetahuinya". 

Mayor kontraktor pertahanan AS telah menyatakan keprihatinannya kepada Trump. Ia mengatakan kalau anggota parlemen marah atas hilangnya Khashoggi dan akan memblokir kesepakatan senjata lebih lanjut dengan Riyadh.

Tetapi Trump mengatakan, dia tidak ingin kehilangan penjualan militer ke Arab Saudi yang didambakan oleh pesaing AS, Rusia dan China, juga para eksportir peralatan militer.

"Saya tidak ingin kehilangan pesanan seperti itu," katanya. Tapi Trump sendiri tidak merinci hukuman apa yang akan diberikan untuk Saudi.

Kasus Khashoggi menggagalkan hubungan AS-Saudi. Sumber-sumber Turki mengatakan kepada Reuters bahwa polisi menduga Khashoggi sengaja dibunuh di dalam konsulat. Namun, Riyadh telah menepis klaim tersebut.

Baca: Kerjasama Mata Uang dengan Singapura, Ini Manuver Baru Bank Indonesia Untuk Rupiah

Baca: Tak Bisa Berkata-kata, Guru SMAN 87 Jakarta Minta Maaf kepada Presiden Jokowi. Ini Isi Suratnya

Khashoggi juga merupakan mantan penasihat pemerintah. Ia melarikan diri dari Saudi dan tinggal di AS sejak September 2017. Jurnalis berumur 59 tahun itu kerap mengkritik kebijakan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman maupun keterlibatan Saudi di Yaman.

Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved