Analogikan Situasi Dunia dengan "Game of Thrones", Jokowi Jadi Viral, Siapa di Baliknya?

Sayangnya Johan Budi tidak tahu persis siapa asisten Jokowi yang mengembangkan ide Jokowi tersebut.

Analogikan Situasi Dunia dengan
Pidato Jokowi soal Game of Thrones. (Kolase Tribunnews.com/HBO) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNJAMBI.COM, NUSA DUA - Presiden Joko Widodo memberikan pidato yang tidak biasa di pembukaan plenary Pertemuan IMF-WB 2018 dengan mengibaratkan perekonomian dunia seperti drama seri 'Game Of Thrones'.

Pidato Jokowi mendapatkan tepuk tangan, bahkan di akhir pidatonya para peserta, pemimpin negara yang hadir, serta para petinggi IMF-WB mengapresiasi pidato Jokowi dengan bertepuk sambil berdiri (standing ovation).

Staf Khusus Presiden Johan Budi Saptopribowo pun membocorkan ide pidato yang memasukkan drama seri yang mendapatkan penghargaan derial drama terbaik dari Emmy Awards itu berasal dari ide Presiden Jokowi sendiri.

Kemudian ide-ide tersebut ditafsirkan oleh para asisten Jokowi.

Sayangnya Johan Budi tidak tahu persis siapa asisten Jokowi yang mengembangkan ide Jokowi tersebut.

"Ada porsi kreatif dari Pak Presiden yang kemudian diterjemahkan oleh pembuat pidato siapa pembuatnya? Di antaranya tentu para pembantunya tapi saya tidak tahu siapa," ungkap Johan Budi.

Adapun pesan dibalik pemilihan Game of Thrones dalam pidato Jokowi adalah supaya negara-negara tidak saling merebut kekuasaan khususnya di sektor perekonomian.

Karena walaupun negara tersebut menang namun ada negara-negara lain yang jatuh karena kebijakan tersebut.

"Tidak ada gunanya menang peperangan ekonomi sementara dunia yang lain tenggelam, itu tidak ada gunanya. Adanya harus kompak di antara negara di dunia peradaban baru kira-kira itulah," papar Johan Budi.

Halaman
12
Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved