Website OPD Pemprov Belum Update, Ternyata Ini Penyebabnya

Nurachmat mengatakan telah sering mengingatkan OPD untuk melakukan pembaruan, namun seringkali tidak diindahkan.

Website OPD Pemprov Belum Update, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi. (net/tribun jambi) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, M Ferry Fadli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Website organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jambi masih ada yang belum diperbarui kontennya secara berkelanjutan. Kondisi itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi, Nurachmat Herlambang.

Nurachmat Herlambang menyampaikan kini seluruh website pemprov telah menjadi pengembangan Ddiskominfo.

"OPD yang sudah melaporkan websitenya, kita yang punya sekarang sebagai koordinatornya," katanya, Kamis (11/10).

Nurachmat mengatakan telah sering mengingatkan OPD untuk melakukan pembaruan, namun seringkali tidak diindahkan. "Kalau diiingatkan terus sulit juga, karena operator juga terbatas," ungkapnya.

Bahkan, untuk belajar dari kesalahan sebelumnya, Nuracmat menyebut pihak OPD sebenarnya harus paham dengan website yang dimilikinya termasuk pemeliharaannnya.

"Karena dahulu seringkali dikerjakan pihak ketiga, namun tidak memberikan kunci (shortcut) asli kepada OPD itu, jadi ada ketergantungan , sehingga jika ada masalah susah," jelasnya.

Untuk contoh yang paling tampak, dari tata kelola diskominfo Nurachmat merepresentasikan hal tersebut pada website Pemprov Jambi. "Untuk pemprov jambi mulai nampak berubah, kontennya juga update," jelasnya, Kamis (11/10).

Dia mengatakan itu hasil kerjasama pihaknya dengan bagian Humas Pemprov. "Konten dari mereka, kita yang masukkan dengan tanggung jawab penuh tentunya," ungkapnya.

Untuk besaran biaya yang dikeluarkan, Nurachmat menyebut tak terlalu menguras dana lagi. "Dahulu sampai ratusan ribu, kalau sekarang hanya ratusan ribu per tahun kita bayar website tersebut," katanya.

Sementara itu, untuk laman internet Provinsi Jambi lainnnya, seperti "Gubernur Menjawab", Nurachmat menyebut pihaknya juga menggandeng fasilitas tersebut dengan aplikasi sejenis seperti e-Lapor, bersama dengan Ombudsman.

“Karena sifatnya pelayanan publik itu juga bagian dari Ombudsman, nanti e-Lapor dan Gubernur menjawab kita gandengkan," jelasnya.

Nurachmat menyebut masukan Ombudsman agar segera difungsikan.
Terkait dengan respon aplikasi ini sebelumnya Nurachmat menyebut memang seharusnya pertanyaan masyarakat mendapatkan jawaban dan 1 x 24 jam.

"Nantinya ini fungsi inspektorat sebagai admin, bahkan ini juga erat juga kaitannnya dengan tugasnya , jika ada pengaduan mereka juga turun," tandasnya.

Baca: Sebagian Masyarakat Jambi Lebih Pilih Pakai Pertalite, Jadi Tidak Terimbas Kenaikan Pertamax

Baca: Pemkab Tanjabtim Gandeng Kejaksaan Tagih Pajak Sarang Walet

Baca: Penampakan Rumah Mewah Najwa Shihab, Foyer Ada Pojok Istimewa dan 2 Kolam Renang

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help