Terkejut dengan Temuan Kerugian pada 2014, Kesaksian di Sidang Perumahan PNS Sarolangun

"Dari situ, kami ajukan PKS (perjanjian kerja sama) dengan PT NP, yang mana pembangunan tersebut dilanjutkan sepenuhnya ..."

Terkejut dengan Temuan Kerugian pada 2014, Kesaksian di Sidang Perumahan PNS Sarolangun
Tribun Jambi/Mareza Sutan AJ
Sidang kasus dugaan korupsi perumahan pegawai negeri sipil (PNS) Sarolangun 2005. Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Kamis (11/10/18). 

Untuk diketahui, Ade Lesmana Syuhada telah menjalani hukuman atas kasus ini sejak 2017 lalu.

Kini, kasus ini melibatkan Madel selaku mantan Bupati Sarolangun, Joko Susilo selaku mantan Ketua Koperasi Pemkasa dan Ferry Nursanti selaku rekanan.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan hasil penghitungan kerugian daerah nomor 2/LHP-PKM/XVIII.JMB/8/20!6 tanggal 3 Agustus 2016 dari BPK RI perwakilan provinsi Jambi tentang Laporan Hasil Perhitungan Kerugian Daerah atas pengalihan hak atas tanah Pemerintah Kabupaten Sarolangun kepada Koperasi Pegawai Negeri Pemkasa pada Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sarolangun, tahun anggaran 2005 yang menyatakan telah terjadi kerugian negara sebesar Rp 12.956.240.172.

Perbuatan ketiga terdakwa diancam dakwaan primair, Pasal 2 ayat (1) dan akwaan subsidair, Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20/2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31/1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kasus ini turut menyeret sejumlah nama, di antaranya Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun, Hasan Basri Harun (HBH), dan Ade Lesmana Syuhada.

Diberitakan sebelumnya, kasus perumahan PNS Sarolangun merupakan pembangunan rumah 600 unit sesuai perencanaan. Namun, yang terealisasi hanya 60 rumah. Temuan BPK (Badan Pemetiksa Keuangan) menemukan adanya dugaan korupsi pada pelepasan hak atas aset berupa tanah milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang luasnya 241.870 meter persegi dengan nilai Rp12,09 miliar.

Sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Edi Pramono ini akan kembali digelar Kamis (11/10/18) mendatang, masih dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Baca: Download 15 Contoh Soal CPNS 2018, Buka Link 1 Kali Klik

Baca: 8 Link Kisi-kisi dan Contoh Soal Tes CPNS 2018, Bisa Download

Baca: Update CPNS 2018 - Ada Perubahan Jadwal Ujian dan Seleksi Administrasi, Catat Tanggalnya!

Penulis: Mareza
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved