Pemkab Tanjabtim Gandeng Kejaksaan Tagih Pajak Sarang Walet

Pemkab Tanjabtim akan menggandeng pihak kejaksaan dalam penarikan pajak rumah burung walet yang selama ini masih bandel.

Pemkab Tanjabtim Gandeng Kejaksaan Tagih Pajak Sarang Walet
tribunnews
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Tanjabtim untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seperti akan menggandeng pihak kejaksaan dalam penarikan pajak rumah burung walet yang selama ini masih bandel dan enggan membayarnya.

Kabid Pendapatan Asli Daerah Badan Keuangan Daerah Tanjabtim, Inos mengatakan, terkait penarikan pajak rumah walet dalam waktu dekat pihaknya akan bekerjasama dengan pihak kejaksaan.

"Dalam waktu dekat kita akan turun langsung," katanya, kepada Tribunjambi.com, pada Kamis (11/10).

Dikatakannya, hingga saat ini, per bulan Agustus PAD dari usaha sarang burung walet baru mencapai 30 persen dari target 100 persen atau senilai Rp 100 juta per tahun. Padahal upaya sosialisasi terus menerus dilakukan. Tetapi hasilnya masih belum maksimal.

"Tidak besar yang harus di bayarkan yaitu 5 persen dari hasil panen," ujarnya.

Kata Inos, ada beberapa kendala yang sering dihadapi saat penarikan retribusi, pemilik mengatakan bahwa usaha rumah walet belum menghasilkan, bahkan ada pula yang mengatakan pemilik tidak berada di Tanjabtim.

"Berbagai alasan lah. Dari rumah walet itu kosong, pemilik tidak berada di Tanjabtim dan belum menghasilkan," bebernya.

Untuk itu, pihaknya bersama dengan kejaksaan langsung akan menyisir dan mendata siapa pemilik sebenarnya.

Mengapa demikian menurutnya, potensi retribusi rumah walet di Tanjabtim cukup potensial mendongkrak PAD. Karena sejauh ini tercatat ribuan rumah walet berdiri di Tanjabtim namun hanya sebagian kecil yang ingin membayar retribusi.

"Ini upaya kita. Agar masyarakat sadar soal pentingnya pembayaran retribusi," tandasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help