Nasib Jenderal Mantan Intelijen Kopassus ini Berakhir Tragis Usai Komentari Bisnis Anak Soeharto

Nama Leonardus Benyamin Moerdani atau lebih dikenal dengan LB Moerdani merupakan sosok yang tak asing lagi bagi bangsa Indonesia.

Nasib Jenderal Mantan Intelijen Kopassus ini Berakhir Tragis Usai Komentari Bisnis Anak Soeharto
Soeharto dan LB Moerdani 

Pertempuran antara TNI dan SAS ini berlangsung saat terjadinya konfrontasi antara Indonesia dan Malaysia.

Malaysia yang saat itu dibantu oleh pasukan Inggris, Australia dan juga tentara Gurkha ini kewalahan menghadapi keganasan pasukan TNI.

Antara tahun 1961-1966 meletus konfrontasi Indonesia- Malaysia yang kemudian memicu konflik bersenjata di perbatasan baik berupa penyusupan pasukan gerilya maupun pasukan reguler.

Tapi karena konflik itu merupakan peperangan yang tidak diumumkan (undeclared war), infilitran yang menyusup menggunakan nama sukarelawan meskipun sebagain besar di antara merupakan anggota ABRI/TNI.

Konflik itu sendiri awalnya berlangsung di Kesultanan Brunei dan jauh dari masalah di dalam negeri Indonesia.

Pada 8 Desember 1962 di Kesultanan Brunei Darussalam yang kaya minyak dan merupakan protektorat Kerajaan Inggris meletus pemberontakan bersenjata.

Baca: Update CPNS 2018 - Ada Perubahan Jadwal Ujian dan Seleksi Administrasi, Catat Tanggalnya!

Baca: Usai Kalahkan Myanmar Dalam Laga Uji Coba FIFA Match Day, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Asing

Para pemberontak yang tidak puas secara ekonomi dan politik di Brunei berniat mendirikan negara merdeka, Negara Kesatuan Kalimantan Utara (NKKU).

Dalam upacara proklamasinya para petinggi NKKU yang berasal dari partai rakyat pimpinan Ahmad Azahari rupanya tidak hanya memberontak terhadap Kesultanan Brunei tapi juga tidak setuju terhadap upaya pembentukan negara federasi Malaysia .

Sebuah negara federasi yang sedang direncanakan akan dibentuk di antara daerah-daerah yang selama ini menjadi jajahan Inggris di wilayah Asia Tenggara.

Aksi pemberontakan di Brunei yang dimotori oleh sayap militer Partai Rakyat, Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU) ternyata tidak berumur panjang.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved