Ini Daftar Lengkap Sanksi yang Diterima Arema FC Usai Laga dengan Persebaya Liga 1 2018

Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan sanksi cukup berat untuk klub Arema FC dan dua oknum suporternya.

Ini Daftar Lengkap Sanksi yang Diterima Arema FC Usai Laga dengan Persebaya Liga 1 2018
KOMPAS/HENDRA SETYAWAN
Ribuan anggota Aremania. Masa depan klub mereka, Arema, masih belum jelas.

TRIBUNJAMBI.COM - Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan sanksi cukup berat untuk klub Arema FC dan dua oknum suporternya.

Komdis PSSI menyatakan sanksi dijatuhkan untuk menegakkan disiplin tanpa pandang bulu.

Harapan manajemen dan pelatih Arema FC agar timnya mendapat keringanan hukuman tak digubris oleh Komdis PSSI.

Sanksi untuk Arema FC akhirnya dirilis Komdis PSSI terkait laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Pekan 24 Liga 1 2018 yang berakhir rusuh.

Baca: 11 SAD Batanghari Masuk Islam, UAS Beri Nama Bunga Siti Zahra

Bukan hanya Arema FC yang mendapat sanksi Komdis PSSI, dua Aremania, yaitu Yuli Sumpil dan Fandy juga mendapat sanksi dari Komdis PSSI terkait rusuh suporter di laga Arema FC vs Persebaya.

Sanksi Komdis PSSI itu akibat beberapa pelanggaran saat Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 6 Oktober 2018.

Dilansir dari website resmi PSSI, www.pssi.org, dari laporan pengawas pertandingan dan tim pemantau PSSI, ditemukan beberapa pelanggaran.

Baca: Ramalan Soeharto tentang Indonesia pada Abad 21, Ternyata Lengser Dua Tahun Sebelumnya

Beberapa pelanggaran itu adalah pengeroyokan terhadap suporter Persebaya oleh suporter Arema FC, dan intimidasi oleh suporter Arema FC dengan cara mendekati pemain Persebaya Surabaya.

Atas pelanggaran ini, Arema FC diberi sanksi berupa larangan menggelar pertandingan tanpa penonton pada laga home maupun pada saat laga away sampai akhir musim kompetisi 2018.

Pelanggaran lain adalah penyalaan flare dan pelemparan botol yang dilakukan suporter Arema FC.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help