Peduli Gempa Palu

Komunitas Bungo Donasi untuk Palu-Donggala, Ojad: Prioritas Pakaian Baru dan Selimut

Banyak komunitas dan organisasi yang mengadakan sumbangan untuk saudara-saudara kita di Palu-Donggala. Misalnya Bungo

Komunitas Bungo Donasi untuk Palu-Donggala, Ojad: Prioritas Pakaian Baru dan Selimut
TRIBUN JAMBI/JAKA HENDRA BAITRRI/ISTIMEWA
Aksi penggalangan dana untuk korban gempa Palu-Donggala di Muara Bungo, (kanan) Koordinator Penggalangan Dana dari BCC, Ojad Sudrajat. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Banyak komunitas dan organisasi yang mengadakan sumbangan untuk saudara-saudara kita di Palu-Donggala. Misalnya Bungo Coffee Corner atau BCC yang dikoordinatori, Ojad Sudrajat.

"Penggalangan kita mulai hari Minggu tanggal 30 saat CFD (Car Free Day) saat itu kita hanya menggalang uang saja, namun banyak juga yang mau nyumbang pakaian rasanya kita gak tega nolak niat baik orang," katanya.

Ojad mengatakan penerimaan sumbanan akan dibuka cukup lama. "Hingga akhir Oktober dan diutamakan pakaian baru dan selimut karena jadi prioritas pengiriman oleh ACT (Aksi Cepat Tanggap)," katanya.

Baca: Update Pendaftaran CPNS 2018, Baru 39,95 Persen Serahkan Berkas Fisik ke BKPSDM Tanjab Barat

Berbeda dengan waktu mengumpulkan sumbangan untuk Lombok. "Bedanya dengan bantuan Lombok kita lebih fokus ke kebutuhan anak," katanya.

Ojad mengatakan, bantuan mainan dimaksudkan untuk turut me-recovery psikis anak-anak mainan dan pakaian juga dikirim.

"Sementara ke Palu ini kita akan mengumpulkan apapun selagi itu bermanfaat buat saudara-saudara kita di Sul-Teng walau pun kita prioritaskan ke pakaian baru dan selimut serta uang cash yang akan kita peruntukkan membeli pakaian, selimut, popok bayi dan pembalut wanita disana," katanya.

"Harapan kami semoga dengan upaya sedikit ini bisa membantu saudara-saudara di Palu atau Sulteng, dan juga dapat menggugah hati saudara-saudara lain di Muara Bungo dan sekitarnya untuk menyisihkan sedikit saja rezekinya untuk kita kirim ke Palu," katanya.

Selain itu ada pula Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muara Bungo. Ketua Himpunan, Megawati mengatakan pihaknya sudah mengumpulkan uang Rp 7.009.000. Pihaknya bekerjasama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap).

Baca: Dua Bocah SD di Tanjabtim Jadi Korban Percobaan Penculikan, Begini Ceritanya

Baca: Training Kepemimpinan dan HAM di Tanjabbar Hadirkan Rocky Gerung

Selain itu juga mereka mengumpulkan bantuan pakaian dan terkumpul empat dus besar dan tiga karung. "Karena pakaian tidak diterima di ACT kita alihkan ke dinsos," ungkapnya.

Dia mengatakan pengumpulan dana dilakukan 3 hari. "Cuma baru kemarin kita mengirim," ungkapnya.

Pengumpulannya dilakukan di Rimbo Bujang, Kampus UMB dan beberapa titik simpang lampu merah," katanya.

Dia berharap bantuan bisa langsung sampai dan tepat sasaran. "Semoga warga di sana terbantu meski pun tidak seberapa, tapi inilah upaya kita," katanya.

Baca: Ratusan Warga Merangin Doakan Korban Gempa dan Tsunami

Baca: Dilaporkan Ortu Siswa, Bawaslu Selidiki Guru SMAN 87 yang Diduga Beri Doktrin Anti Jokowi

Baca: Temuan Gizi Buruk di Merangin, Dinkes akan Penuhi Gizi Ratih Selama 90 Hari

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved