Kabar Relawan Gempa Palu Donggala Diusir Dari Kantor Bappeda Sulteng, BNPB Ungkap Fakta Sebenarnya

Kabar Relawan Diusir Dari Kantor Bappeda Sulteng, BNPB Ungkap Fakta Sebenarnya

Kabar Relawan Gempa Palu Donggala Diusir Dari Kantor Bappeda Sulteng, BNPB Ungkap Fakta Sebenarnya
Rina Ayu/Tribunnews.com
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, saat konferensi pers, di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (29/9/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM - Viral di media sosial video kabar relawan BPBD se Indonesia diusir dari halaman Kantor Bappeda Sulawesi Tengah.

Berita yang beredar bahwa Kepala Bappeda mengusir relawan-relawan BPBD agar pindah ke tempat lain.

Video memperlihatkan relawan BPBD tangah bongkar-bongkar tenda yang didirikan di halaman Kantor Bappeda. Terlihat juga seorang relawan menceritakan tentang pemindahan tenda-tenda tersebut.

Di video juga diceritakan alasan pemindahan satu diantaranya karena ada kehilangan barang berharga di kantor tersebut.

Beberapa alasan dalam berita tersebut adanya kehilangan laptop di kantor Bappeda.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho langsung mengkonfirmasi hal itu kepada beberapa pihak.

"Ternyata bukan diusir tetapi direlokasi atau dipindahkan ke halaman Kantor BPBD agar memudahkan koordinasi dan halaman kantor Bappeda akan dibersihkan dan digunakan untuk apel ASN (Aparatur Sipil Negara)," ujar Sutopo dalam keterangannya, Rabu (10/10/2018).

Baca: Plak, Tamparan Langsung Melayang ke Pipi Pilot Heli saat akan Ambil Tusuk Konde Ibu Tien

Menurut Sutopo beberapa relawan mendirikan tenda di halaman Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah. Di bagian belakang kantor Bappeda adalah relawan dari BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan dan mereka mendirikan dapur umum.

Sedangkan BPBD Provinsi Sulawesi Utara BPBD Bolsel dan BPBD Bitung berada dihalaman depan Kantor Bappeda. Selain itu juga ada beberapa relawan lainnya.

Mereka mendirikan tenda di halaman kantor Bappeda dan melakukan bantuan penanganan bencana sejak H+3 gempa atau mulai 1 Oktober 2018 lalu.

Halaman
123
Editor: bandot
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved