Hanya Satu Homesty di Kerinci yang Memiliki Izin, Sisanya Belum Tersentuh Retribusi

Di Kabupaten Kerinci banyak terdapat tempat penginapan atau Homesty yang beroperasi, terutama di wilayah Kayo Aro.

Hanya Satu Homesty di Kerinci yang Memiliki Izin, Sisanya Belum Tersentuh Retribusi
TRIBUN JAMBI/DEDDY RACHMAWAN
Ilustrasi. Gunung Kerinci terlihat dari Kayu Aro 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Di Kabupaten Kerinci banyak terdapat tempat penginapan atau Homesty yang beroperasi, terutama di wilayah Kayo Aro. Namun sejauh ini hanya satu homestay yang terdaftar dan memiliki izin.

Kondisi tersebut disayangkan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPPTSPTK) Kabupaten Kerinci. Hal itu disampaikan oleh Kabid Penanaman Modal DPMPPTSPTK, Minarti.

"Hanya ada satu Homesty yang telah terdaftar dan memiliki izin di dinas perizinan. yakni Homesty yang dibangun oleh PT Swarga di desa Lindung Jaya Kayu Aro," kata Minarti.

Sementara Homesty lainnya sebutnya, hingga kini belum mengurus perizinan. Baik izin kepariwisataan, IMB, NIB, izin operasional dan usaha.

Untuk Homesty yang belum mengurus izin sebutnya, pihaknya telah melayangkan surat kepada pemilik Homesty. Namun himbauan pihaknya tersebut tak mendapat tanggapan dari pelaku usaha.

"Padahal setiap pelaku usaha wajib memiliki izin usaha," sesalnya.

Minarti mengungkapkan, akibat banyaknya homesty yang belum mengurus perizinan menyebabkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor hotel dan penginapan menjadi berkurang. Sebab tidak bisa dipungut retribusinya.

Mengatasi hal tersebut ujarnya, di Kabupaten Kerinci sudah terbentuk Satgas percepatan berusaha. Satgas ini diketuai oleh Sekda Kerinci, yang beranggotakan Inspektorat dan instansi terkait lainnya.

"Satgas percepatan berusaha ini memiliki fungsi melakukan pengawasan dan menentukan langkah-langkah yang harus diambil untuk percepatan berusaha di Kerinci," jelasnya.

Dilanjutkannya, dengan adanya Satgas percepatan berusaha yang baru terbentuk, diharapkan dapat bekerja dengan baik untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha dalam mengurus perizinan. Sehingga dapat berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Kerinci, melalui PAD yang diberikan. (*)

Penulis: heru
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved