Pelaku Seks Menyimpang di Tanjabtim, Lakukan Ini Pada Sesama Jenis, Modusnya Ketahuan Ibu Korban

Aryandi (24), warga Lorong Bambu Kelurahan Nipah Panjang 1, Kecamatan Nipah Panjang, Tanjab Timur

Pelaku Seks Menyimpang di Tanjabtim, Lakukan Ini Pada Sesama Jenis, Modusnya Ketahuan Ibu Korban
tribunjambi/zulkifli
Aryandi (24), warga Lorong Bambu Kelurahan Nipah Panjang 1, Kecamatan Nipah Panjang, Tanjab Timur, hanya tertunduk malu saat digelandang di Mapolres Tanjab Timur. (8/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Aryandi (24), warga Lorong Bambu Kelurahan Nipah Panjang 1, Kecamatan Nipah Panjang, Tanjab Timur, hanya tertunduk malu saat digelandang di Mapolres Tanjab Timur.

Aryandi merupakan pelaku seks menyimpang dengan melakukan pelecehan seksual kepada sesama jenis. Perbuatan Aryandi terungkap ketika ibu korban membuka ponsel korban.

AS (14) merupakan korban Aryandi, setelah mengancam akan menyebarluaskan foto bugil korban ke sosial media. Korban terpaksa mengikuti perilaku menyimpang Ariyandi.

Kejadian ini dilakukan pelaku di dalam Pompong di Lorong Nelayan, Kelurahan Nipah Panjang 1, Selasa (2/10) kemarin. Dan pelaku ditangkap pihak kepolisian sabtu (6/10) kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjambi.com, sehari sebelum kejadian Senin (1/10) lalu, Korban mendapat mesengger (facebook) dari akun Rangga Febrian yang merupakan akun pelaku. isinya, mengancam akan menyebar luaskan kiriman akun facebook korban tentang pornografi.

Saat itu korban menjawab bahwa akun dibajak oleh orang yang tidak dikenal, karena memang korban tidak pernah mengirim foto apalagi yang berbau pornografi. Mendapat jawaban itu, pelaku lantas mengancam akan mengirim bukti akun facebooknya yang berbau pornografi ke sekolah korban.

Karena merasa takut, korban menuruti permintaan pelaku yang mengajaknya bertemu di Lorong Nelayan Kelurahan Nipah Panjang, sekitar pukul 01.00 Selasa (2/10). Saat bertemu di TKP tepatnya di dalam pompong yang bersandar, Korban diminta untuk membuka celananya.

Melihat kemaluan korban, pelaku langsung melecehkan dengan melakukan (maaf, oral seks), setelah puas pelaku meninggalkan korban.

Selanjutnya pelaku kembali mengirim pesan kepada korban dengan ancaman jangan mencoba-coba untuk kabur, karena rumahnya telah diketahui oleh pelaku.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help