Minta Kepala Sekolah Diganti, Warga Segel SD di Pentagen

Sekolah Dasar Negeri (SDN) nomor 135/III Pendung Talang Genting (Pentagen), Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci disegel warga,

Minta Kepala Sekolah Diganti, Warga Segel SD di Pentagen
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Sekolah Dasar Negeri (SDN) nomor 135/III Pendung Talang Genting (Pentagen), Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci disegel warga, Senin (8/10). Penyegelan dilakukan karena kepala sekolah (Kepsek) SD tersebut masih dijabat oleh Nurehen.

Informasi yang didapatkan, Senin (8/10) pagi masyarakat desa Pentegan, pada umumnya wali murid mendatangi SD tersebut. Warga kemudian menutup pagar sekolah tersebut dan menempelkan sebuah karton yang bertulisankan ‘sebelum ada penyelesaian sekolah kami tutup terimakasih’.

Baca: Gunakan Alat Otomatis, Hasil Tes Urine 20 Warga Binaan Lapas Bangko Positif Narkoba

Tokoh masyarakat setempat Said, dihubungi membenarkan adanya penyegelan yang dilakukan oleh masyarakat. Ia mengatakan, penyegelan dilakukan karena masyarakat meminta kepastian dari dinas, terkait persoalan Kepsek SD tersebut.

“Intinya masyarakat khususnya wali murid tidak menginginkan Nurehen di sini lagi, itu saja,” kata Said.

Terkait penyegelan yang dilakukan masyarakat tersebut ujarnya, setelah mereka mendatangi Dinas Pendidikan Kerinci. Di sana mereka menyampaikan tuntutan warga hingga akhirnya melakukan penyegelan sekolah.

“Tadi kita sudah dapat kepastian dari dinas. Insya Allah nanti kita kasih pengertian pada wali muridnya. Mudah-mudahan cepat clear,” ungkapnya.

Sementara itu Kepsek SDN 135/III Pendung Talang Genting, Nurehen hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi. Ditemui disekolah sedang tidak ada karena sekolah sudah dalam kondisi kosong.

Baca: Warga Binaan Lapas Bangko Dites Urine

Baca: Kasus Dugaan Perambahan TNKS, Jaksa Belum Layangkan Permohonan Kasasi Resmi

Begitu juga pihak Dinas Pendidikan Kerinci juga belum bisa didapatkan keterangannya. Kepala Dinas Pendidikan, Amri Swarta dan Kabid Dikdas, Hakimi dihubungi ke masing-masing nomor, keduanya dalam keadaan tidak aktif.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved