Festival Kerinci

Festival Kopi 1.000 Kerinci Spektakuler, Diikuti 30 Barista Jambi dan 70 Pembuat Kopi Terbaik

Rangkaian Festival Kerinci 2018 diisi dengan pertemuan para pecinta kopi atau seduh 1.000 kopi. Acara Festival kopi 1.000 Kerinci digelar

Festival Kopi 1.000 Kerinci Spektakuler, Diikuti 30 Barista Jambi dan 70 Pembuat Kopi Terbaik
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Rangkaian Festival Kerinci 2018 diisi dengan pertemuan para pecinta kopi atau seduh 1.000 kopi. Acara Festival kopi 1.000 Kerinci digelar di Lapangan M-10 Kayu Aro, Kecamatan Kayu Aro, Sabtu (6/10).

Acara yang menjadi wadah bagi para penikmat kopi terbaik Indonesia ini diawali dengan tari seguh kopi. Tarian yang dibawakan oleh para gadis ini berakhir dengan membentuk angka 1.000.

Selanjutnya ditampilkan tari reog oleh warga Kayu Aro. Dalam tarian tersebut Bupati Kerinci, Adi Rozal diarak dan ikut menari dengan naik reog.

Baca: Resahkan Warga, 24 Pembalap Liar Digiring Aparat dari Kantor Bupati Hingga ke Polsek

Ketua Pelaksana Festival 1.000 kopi Kerinci, Ari Cahyono mengatakan, timbul ide untuk membuat festival ini karena untuk memperkenalkan kopi arabika asal Kerinci ke dunia internasional. Apalagi kopi arabika asal Kerinci telah dikeluarkan hak patennya yang memiliki kualitas yang terbaik.

“Bukan itu saja, kopi arabika asal Kerinci cocok ditanam di Kayu Aro, karena daerah ini termasuk dataran tinggi sehingga kualitas kopi terjamin,” sebutnya.

Dijelaskannya, keungulan kopi Kerinci memiliki lima cita rasa kopi terbaik Indonesia dalam satu tegukan. Lebih tepatnya dari jenis Sigarar Utang, Gayo, Andung Sari S795 dan P88 serta memiliki skor sertifikasi kopi specialty sebesar 86.25.

 “Acara seduh 1.000 kopi terbaik Indonesia ini dihadiri 30 barista atau pembuat kopi yang berasal dari Jambi dan 70 diantara dari pembuat kopi terbaik asal Kabupaten kerinci,” jelasnya.

Baca: Pemkab akan Siapkan Lahan untuk Lapas Dewasa, Jika Dibutuhkan

Baca: Festival Angso Duo, Ribuan Warga Saksikan Penampilan Peserta

Sementara Bupati Kerinci, Adi Rozal mengatakan, kopi arabika asal Kerinci sering diikut berbagai kontes di luar Jambi seperti di Jawa dan daerah lainnya. Dari kontes tersebut selalu mendapatkan juara.

“Pada festival kopi di Jakarta 2017 lalu Kopi Kerinci dinobatkan sebagai kopi terbaik se Indonesia. Dan Kopi Kerinci menjadi wakil Indonesia di Festival Kopi Internasional 2018 di Wina Austria,” ungkap Bupati.

Namun saat ini lanjutnya, diadakan Festival 1.000 Kopi Kerinci di Kayu Aro dengan alasan agar banyak warga luar Jambi seperti Sumatera Barat dan lainnya berkunjung ke Kerinci untuk menikmati kopi Kerinci ini.

“Dengan begitu diharapkan mereka menyampaikan kepada warga luar, teman mereka, keluarga mereka bahwa kopi Kerinci memang terbaik,” pungkasnya.

Baca: MUI Pastikan Aliran yang Berkembang di Desa Sekernan Tidak Sesat

Baca: Tak Hanya Kepada Proyek Fisik, Tak Dibahas APBD-P Juga Berpengaruh pada Kinerja SKPD

Baca: Dituntut Empat Tahun dan Denda Rp 800 Juta, Rahmat Sampaikan Pledoi

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved