Tak Ingin Suntikan Dana, Fin Komodo Minta Pemerintah Bukakan Pasar

“Pemerintah tak perlu suntik dana ke kami, buat apa itu. Artinya itu hanya orang cengeng yang berharap pemerintah berikan dana."

Tak Ingin Suntikan Dana, Fin Komodo Minta Pemerintah Bukakan Pasar
Stanly/KompasOtomotif
Fin Komodo Baru di IIMS 2017 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemain otomotif asli Indonesia masih krisis perhatian pemerintah. Kondisi ini juga dirasakan oleh perusahaan mobil nasional (mobnas) Fin Komodo, sejak pertama kali mereka mulai memasarkan produknya.

Direktur Pemasaran Fin Komodo Dewa Yuniardi, mengatakan, permintaan kepada pemerintah nampaknya tak begitu berat. Mereka hanya butuh untuk dibukakan pasar, dan tak meminta suntikkan dana.

“Pemerintah tak perlu suntik dana ke kami, buat apa itu. Artinya itu hanya orang cengeng yang berharap pemerintah berikan dana. Cukup pasar saja,” kata Dewa dikutip dari KOMPAS.com, Sabtu (6/10/2018).

“Jadi kalau pasar kami bisa tumbuh, perputaran omzet kami ada, produksi kami bergerak terus, pihak bank sendiri yang kemudian akan menawarkan kredit ke kami. Itu sudah otomatis,” ujar Dewa.

Fin Komodo KD 250 versi medis, Medivac.
Fin Komodo KD 250 versi medis, Medivac. (Febri Ardani/KompasOtomotif)

Maksud pasar sendiri menurut Dewa, adalah di lingkungan pemerintah seperti kementerian dan lembaga. Melalui satu komando, presiden bisa saja menginstruksikan buat lembaga di bawahnya, untuk membeli produk otomotif dalam negeri.

Dewa menambahkan, kepada siapa lagi mereka menggantungkan asa untuk bertahan, selain kepada pemerintah. Pihaknya tak mungkin berharap banyak pada pihak swasta, walaupun kenyataannya mereka yang saat ini membeli produk Fin Komodo.

“Perusahaan swasta merasa simpatik dan membeli produk kami, dan mereka merasa cocok sehingga melakukan repeat order, tapi memang sangat kecil. Nah, inilah yang kami harapkan dilakukan oleh pemerintah,” kata Dewa.

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved