MUI Pastikan Aliran yang Berkembang di Desa Sekernan Tidak Sesat

Ajaran yang berkembang di Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi tidak sesat atau sesuai dengan ajaran

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/SAMSUL BAHRI
Ketua MUI Abdullah Syargawi didampingi Sekretaris MUI Zubandi 

 Laporan Wartawan Tribunjambi.com Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Ajaran yang berkembang di Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi tidak sesat atau sesuai dengan ajaran agama Islam. Hal ini secara tegas disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Muarojambi, Abdullah Syargawi.

Dikatakan Ketua MUI Kab. Muarojambi bahwa pihaknya sudah mengkaji dan juga turun ke kelompok yang sebelumnya diduga sesat tersebut. Bahwa berdasarkan kajian tersebut, tidak di temukan adanya hal-hal yang keluar dari kaidah agama Islam.

"Kesimpulannya tidak ada sebenarnya aliran sesat itu. Mereka mau dibimbing, mereka mau diajar, siap untuk meluruskan apa yang mereka ajarkan tidak sesat menurut kami Majelis Ulama Indonesia," ujarnya

Sebelumnya diberitakan bahwa masyarakat Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi resah dengan adanya kelompok yang diduga menyebarkan aliran sesat. Bahkan kelompok yang diketui oleh "G" tersebut telah membuat sebuah bangunan yang menyerupai mesjid.

Lebih lanjut, Abdullah Syargawi memastikan bahwa berdasarkan kajiannya, kelompok tersebut mengkaji kitab-kitab tafsir yang diantaranya yaitu tafsir Al- Azhar.

"Boleh dipastikan bahwa aliran itu tidak sesat. Kami sudah sampai ke lokasi, dan mereka mengkaji kitab-kitab tafsir salah satunya tafsir Al Azhar dan kitab-kitab lain yang semuanya itu adalah sebagai sumber kita umat Islam di Indonesia ini. Alhamdulillah kami sudah kaji dan nanti akan kami keluarkan keputusannya kalau itu bukanlah aliran sesat," sebutnya

Terhadap keputusan tersebut, Ia berharap kepada seluruh masyarakat khususnya Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi untuk tidak memecah belah persaudaraan antar umat islam yang selama ini sudah terjalin

"Kita ini adalah bersaudara, yang ada kita jaga dengan sebaiknya yang kurang kita tingkatkan persaudaraan kita. Jangan nanti kita masalah yang sedikit ini, persaudaraan kita pecah apalagi sesama umat Islam yang cinta kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ya rahmatan lil alamin," tegasnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved