Karhutla di Batanghari

Awal Oktober Sudah 5 Titik Api Terjadi, Luasan Lahan Terbakar Mencapai 150 Hektare

Berdasarkan data di kita, sejak seminggu terakhir hampir setiap hari ada titik api terjadi. Minimal per hari ada dua titik api

Awal Oktober Sudah 5 Titik Api Terjadi, Luasan Lahan Terbakar Mencapai 150 Hektare
tribunjambi/abdullah usman
Kebakaran lahan di Batanghari 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Batanghari, pada bulan Oktober sudah lima titik api terjadi. Kamis (4/10)

Kondisi curah hujan yang terbilang rendah dikabupaten Batanghari beberapa pekan terakhir, mengakibatkan potensi terjadinya kebakaran menjadi lebih besar. Tercatat pada awal bulan Oktober sudah terjadi Lima titok api (kebakaran lahan).

"Berdasarkan data di kita, sejak seminggu terakhir hampir setiap hari ada titik api terjadi. Minimal per hari ada dua titik api, ditambah semenjak curah hujan tidak ada turun," ujar Sekretaris BPBD Batanghari Samral

Dikatakannya pula, berdasarkan data dari bulan januari hingga awal Oktober sudah terjadi 57 titik api atau kebakaran terjadi dikabupaten Batanghari. Dengan luas lahan terbakar mencapai lebih kurang 399 Hektar, terdiri dari berbagai jenis lahan.

"Untuk bulan Oktober sendiri dari tanggal 1-3 sudah lebih kurang 150 H lahan terbakar, lahan terbakar didominasi lahan perusahaan di antaranya PT APL dan Reki," Jelas Samral kapada tribunjanbi.com

Lebih lanjut dikatakannya pula, pada lahan yang terbakar atau dibakar tersebut hampir semua dikarenakan pembukaan kebun baru, dan beberapa dikarenakan teknis lainnya. seperti akibat tumpukan batubara yang berada di pinggir jalan dan terbakar akibat panas sehingga merembet.

"Kendala kita saat ini, terutama untuk akses dan jalur tempuh. Serta pasokan air yang susah dijangkau, untuk mengandalkan water booming saat ini terpaksa tidak bisa kita minta bantuan karena izin terbang dari BNPB Pusat belum keluar lagi," jelasnya kepada tribunjambi.com

Dikatakannya pula, untuk lahan perusahaan PT. APL masih terjadi kebakaran hingga saat ini, selain itu di Desa Tebing Tinggi dan sekitarnya juga terjadi kebakaran di lahan kebun hampir 1 H.

Peran perusahaan sendiri dalam penanganan kebakaran di kawasan perkebunan sendiri masih belum maksimal. pada bulan Juli lalu pihaknya sudah mengadakan rapat bersama pihak perusahaan dan membahas bersama dalam penanganan kebakaran.

"Memang ada beberapa perusahaan yang mau bekerja sama, namun ada juga yang masih acuh tak acuh terkait pemadaman lahan perkebunan tersebut," sebutnya

"Kita minta kerja samanya, dan setiap perusahan melmiki satgas pemdaman internal itu bisa digunakan ketika pemadaman awal," pungkasnya.

Sementara Humas PT APL, Fahmi Lubis, menerangkan, area yang terbakar seluas sekitar 10 hektar. Informasi dari Tim Karhutla PT APK yang turun ke lokasi, api sudah bisa dipadamkan. "Informasi dari tim, api sudah bisa dipadamkan sekira pukul 19.00," tandasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved