FOTO-FOTO Evakuasi Jasad Maszarluki di Sungai Batang Merangin

Kapolsek Bangko, IPTU Echo Sitorus, mengatakan saat ini jenazah sudah dibawa kekediaman orangtuanya.

FOTO-FOTO Evakuasi Jasad Maszarluki di Sungai Batang Merangin
Tribun Jambi/Muzakkir
Evakuasi jasad Maszarluki (22) setelah hampir 24 jam tenggelam di Sungai Batang Merangin, Jumat (28/9). 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Setelah hampir 24 jam tenggelam di Sungai Batang Merangin, jasad Maszarluki (22) akhirnya ditemukan.

Petugas menemukan tubuh Maszarluki sekira lima kilometer dari lokasi awal jatuh. Dia ditemukan mengapung di pinggir sungai.

Begitu menemukan korban, petugas gabungan dari SAR, Polsek Bangko, Brimob dan petugas lainnya langsung membawa korban ke lokasi awal terjatuh. Saat jenazah tiba, keluarga korban langsung histeris.

"Luki,Luki, Luki," sebut kerabat korban.

Evakuasi jasad Maszarluki (22) setelah hampir 24 jam tenggelam di Sungai Batang Merangin, Jumat (28/9).
Evakuasi jasad Maszarluki (22) setelah hampir 24 jam tenggelam di Sungai Batang Merangin, Jumat (28/9). (Tribun Jambi/Muzakkir)

Rencananya, petugas membawa korban ke RS Kolonel Abunjani Bangko. Namun, pihak keluarga menolak. Mereka ingin anaknya segera dibawa ke kediamannya di C2 Sungai Kapas, Kabupaten Merangin, untuk disemayamkan.

Kapolsek Bangko, IPTU Echo Sitorus, mengatakan saat ini jenazah sudah dibawa kekediaman orangtuanya.

"Benar, pada hari Jumat sekira pukul empat sore tadi kita telah berhasil menemukan mayat korban. Kita temukan sekitar lima kilometer dari TKP tenggelamnya korban," kata Sitorus.

Untuk diketahui, Maszarluki (22) warga Sungai Kapas Kecamatam Bangko tenggelam di Sungai Batang Merangin pada Kamis (27/9).

Evakuasi jasad Maszarluki (22) setelah hampir 24 jam tenggelam di Sungai Batang Merangin, Jumat (28/9).
Evakuasi jasad Maszarluki (22) setelah hampir 24 jam tenggelam di Sungai Batang Merangin, Jumat (28/9). (Tribun Jambi/Muzakkir)

Informasi yang didapat, pria yang akrab disapa Luki itu sengaja mandi dengan teman-temannya di Sungai Batang Merangin.

Ketika itu, Luki mengajak dua temannya untuk berenang ke seberang sungai, namun temannya tidak mau dengan alasan tidak begitu mahir berenang, sama halnya dengan Luki. Namun karena Luki percaya diri, maka memutuskan untuk berenang ke seberang sungai.

Diduga, karena belum mahir berenang dan kehabisan tenaga serta nafas, akhirnya usaha Luki untuk ke seberang gagal. Dia tenggelam terbawa arus sungai yang cukup deras.

"Tadi ada orang melihat dia kelelahan di dalam sungai, Kami juga lihat dia kecapaian tapi kami tidak melihat dia sampai di seberang sungai," kata Rido, teman korban.

Penulis: muzakkir
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help