Gereja Disegel

Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi Disegel, Pengurus Minta Solusi

Puluhan masyarakat yang tergabung dari Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi menentang keras adanya penyegelan

Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi Disegel, Pengurus Minta Solusi
tribunjambi/tommy kurniawan
Sejumlah warga mendadak menangis di depan gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi ketika gereja yang dipakai mereka bakal disegel oleh Pemkot Jambi, Kamis (27/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Puluhan masyarakat yang tergabung dari Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi menentang keras adanya penyegelan yang dilakukan oleh Pemkot Jambi.

Menurut sebagian masyarakat, gereja ini hanya digunakan untuk tempat ibadah setiap minggu.

Menurut Sinaga, gereja yang berada di Jalan Lingkar Barat Tiga ini sudah berdiri selama 18 tahun.

Namun Pemkot Jambi disebut belum memberikan izin.

"Mereka menolak tapi tidak tahu alasanya apa. Padahal ini tempat ibadah. Kami tidak pernah mengganggu masyarakat dari agama lain di sini. Kita di sini saling membantu," tuturnya.

"Kami berharap Pemerintah bisa memberikan solusi. Kami cuman mau beribadah, tolong," kata Sinaga sambil mengusap air matanya ketika diwawancara Tribun. 

Sementara itu Pemerintah Kota Jambi menyebutkan penyegelan yang dilakukan hasil keputusan bersama antara FKUB, Lembaga Adat Melayu Jambi, MUI, Kepolisian dan instansi terkait lainnya. "Ini telah melalui rapat antara FKUB, MUI, LAM dan instansi terkait," kata Liphan Pasaribu Kepala Badan Kesbangpol Kota Jambi.

Menurutnya penyegelan ini bersifat sementara sambil pemerintah dan pihak terkait lainnya mencari solusi terkait izin yang belum dikantongi dalam pendirian gereja.

Karena belum ada izin warga sekitar yang tidak setuju menurut Liphan meminta kepada Pemkot untuk bisa menutup gereja.

Halaman
12
Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved