Ketua DPRD Sesalkan Putusan Panitia PPS, Pilkades Tertunda di Satu Desa

Pilkades kali ini seharusnya dilaksanakan lima desa. Namun, satu desa ditunda karena masih terkendala penetapan calon kepala desa.

Ketua DPRD Sesalkan Putusan Panitia PPS, Pilkades Tertunda di Satu Desa
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Kepala Bidang Pemberdayaan Pemerintah Desa Kabupaten Batanghari, Akmaludin. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Pemilihan kepala desa tahap dua secara e-Voting kembali dilakukan Pemkab Batanghari. Kali ini , ada empat desa yang menggelar pemilihan.

"Empat desa tersebut, yaitu Desa Tapah Sari, Belanti Jaya, Danau Embat dan Desa Kampung Baru," ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Pemerintah Desa Kabupaten Batanghari, Akmaludin, kepada tribunjambi.com, (Kamis (27/9).

Empat desa yang melaksanakan pilkades secara e-Voting itu tersebar di tiga kecamatan. Yaitu Kecamatan Mersam, Maro Sebo Ilir dan Maro Sebo Ulu.

Pilkades kali ini seharusnya dilaksanakan lima desa. Namun, satu desa ditunda karena masih terkendala penetapan calon kepala desa.

"Memang satu desa tadi belum bisa dilaksanakan untuk pemilihan, untuk sementara ditunda pelaksanaan pilkadesnya, yakni Desa Batu Sawar yang berada di Kecamatan Maro Sebo Ulu," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Batanghari, M Mahdan, mendesak agar pemerintah dapat segera mengatasi permasalahan tersebut. Karena pelaksanaan pilkades di Desa Batu Sawar tersebut sudah dua kali di tunda.

"Pertama, kita menyesalkan akan kejadian ditundanya pilkades di desa batu sawar tersebut. Jangan sampai tertunda untuk ketiga kalinya pemerintah harus segera menyelesaikan persoalan ini," ujar M Mahdan.

Menurut Mahdan, seleksi calon kepala desa harus di lakukan secara selektif dan bertahap sesuai peraturan yang berlaku. Dia juga menyayangkan keputusan panitia pemungutan suara yang menetapkan calon kepala desa secara akumulasi tidak secara bertahap dan selektif.

"Terlepas siapa calonnya, kalau sesuai dengan syarat dan peraturan yang di tetapakn, calon tersebut harus di luluskan," tambahnya.

Sesuai urutannya, seleksi dilakukan bertahap dan berjenjang pertama dari besok pendidikan calon. Urutannya jenjenag tertinggi dipreoritaskan, kemudian dilakukan penyaringan hingga jenjang terendah.

"Jangan main eliminasi langsung, masak besok S1 langsung dieliminasi," pungkasnya.

Baca: Fakta-fakta Pelaku Pengroyokan Suporter Persija Haringga Sirla

Baca: BKN Bocorkan Waktu yang Tepat Untuk Daftar CPNS 2018 di Portal sscn.bkn.go.id

Baca: Bobi Si Kucing Kertanegara Setia Temani Prabowo Subianto Diskusi dengan Caleg Golkar

Baca: Pengakuan Adik Ahok, Sang Kakak yang Tambah Kaya Raya Meski Mendekam di Penjara, Ternyata. .

Penulis: Abdullah Usman
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved