Pilpres 2019
Inilah 9 Visi dan Misi Pasangan Jokowi - Ma'ruf pada Pilpres 2019
Pekan ini, musim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden telah dimulai. Kedua pasangan calon (paslon) pun sudah
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pekan ini, musim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden telah dimulai. Kedua pasangan calon (paslon) pun sudah memiliki visi dan misi untuk menjadi acuan pada kampanye nanti.
Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mempunyai visi terwujudnya Indonesia maju berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin Ace Hasan Syadzily mengatakan, total ada sembilan misi yang disampaikan paslon nomor satu ini.
Baca: Din Syamsuddin Sampaikan Pengunduran Dirinya pada Jokowi
1. Peningkatan kualitas manusia Indonesia
2. Struktur Ekonomi yang produktif, mandiri dan berdaya saing
3. Pembangunan yang merata dan berkeadilan
4. Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan
5. Kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa
6. Penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan tepercaya
7. Perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga
8. Pengelola pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya
9. Sinergi pemerintah daerah dalam kerangka negara kesatuan.
Baca: VIDEO: Dua Pendiri Instagram Tiba-tiba Mengundurkan Diri, Begini Nasib Aplikasinya
Baca: VIDEO: Anggota The Jakmania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib. Sempat Minta Tolong
"Sembilan misi ini merupakan percepatan, pengembangan, dan pemajuan Nawa Cita I dengan tetap konsisten menerapkan Trisakti sebagai pijakan strategis operasional dengan senantiasa mengutamakan pembangunan manusia (berpusat pada manusia)," katanya saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (25/9).
Dari sisi ekonomi sendiri, misi kampanye Jokowi-Ma'ruf percaya, percepatan pembangunan infrastruktur dan reformasi struktural yang dilakukannya selama empat tahun terakhir ini membuka jalan bagi terbangunnya fondasi struktur perekonomian yang berdaya saing.
"Dengan fondasi tersebut, pada periode kedua pemerintahan, kita akan teruskan dengan upaya membuat perekonomian menjadi lebih kokoh, produktif, mandiri, dan berdaya saing sehingga mampu membuka lebih banyak lagi lapangan kerja, menekan tingkat pengangguran terbuka, menurunkan tingkat kemiskinan dan mengurangi kesenjangan," tambah Ace.