Empat Kabupaten Tunjukan Aksi Terbaik dalam Festival Tari dan Lagu di Taman Tanggo Rajo

Festival tari dan lagu daerah Jambi berlangsung di Taman Tanggo Rajo, Senin (24/9). Hal ini termasuk dalam rangkaian

Empat Kabupaten Tunjukan Aksi Terbaik dalam Festival Tari dan Lagu di Taman Tanggo Rajo
tribunjambi/nurlailis
Festival tari dan lagu daerah Jambi berlangsung di Taman Tanggo Rajo, Senin (24/9/2018). Hal ini termasuk dalam rangkaian festival Batanghari 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Festival tari dan lagu daerah Jambi berlangsung di Taman Tanggo Rajo, Senin (24/9). Hal ini termasuk dalam rangkaian festival Batanghari 2018.

Ada empat daerah yang mengikuti festival tari dan lagu pada malam ini yaitu Sarolangun, Tebo, Merangin dan Muarojambi.

Tiap daerah menyajikan penampilan terbaiknya mulai dari segi musik, kostum, tarian, nyanyian, serta artistik yang digunakan.

Festival tari dan lagu daerah Jambi berlangsung di Taman Tanggo Rajo, Senin (24/9/2018). Hal ini termasuk dalam rangkaian festival Batanghari 2018.
Festival tari dan lagu daerah Jambi berlangsung di Taman Tanggo Rajo, Senin (24/9/2018). Hal ini termasuk dalam rangkaian festival Batanghari 2018. (tribunjambi/nurlailis)

Tema tarian pun beragam dan lekat dengan keseharian. Seperti tarian soho atau kegiatan sehari-hari dari Muarojambi yang tariannya berpusat pada gerakan kaki.

Dari Merangin menampilkan tarian bekarang ikan, yaitu kegiatan mencari ikan secara tradisional mulai dari awal hingga membawa hasil tangkapan ikan. Tarian ini menggunakan properti yang digunakan untuk menangkap ikan.

Festival tari dan lagu daerah Jambi berlangsung di Taman Tanggo Rajo, Senin (24/9/2018). Hal ini termasuk dalam rangkaian festival Batanghari 2018.
Festival tari dan lagu daerah Jambi berlangsung di Taman Tanggo Rajo, Senin (24/9/2018). Hal ini termasuk dalam rangkaian festival Batanghari 2018. (tribunjambi/nurlailis)

Di samping itu, dari tempat penonton ada banyak anak-anak yang menyaksikan pertunjukan ini bahkan sejak hari pertama.

Mereka duduk paling depan dengan mengenakan pakaian sederhana. Mata mereka fokus memandang tarian yang disajikan peserta festival. Tanpa menggunakan gadget, mereka merekam kegiatan malam ini dalam memory mereka.

Kemarin (23/9) empat daerah lainnya telah menampilkan tari dan lagu yaitu Batanghari, Bungo, Tanjabar, dan Tanjabtim.

Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Provinsi Jambi, Ujang Hariadi mengatakan dalam festival tari dan lagu ini ada kreasi yang lebih muncul yang tidak melupakan akar budaya Jambi.

"Saya berharap ke depannya semua Kabupaten Kota bisa ikut festival tari dan lagu ini," ungkapnya.

Ia pun melihat antusias dari masyarakat luar biasa, tertib dan menjaga kebersihan. Secara tempat kedepannya mungkin bisa lebih luas lagi.

Mengenai banyaknya anak-anak yang menonton festival ini menurutnya memang bagus untuk disaksikan anak muda.

"Kita mengenalkan kepada mereka inilah budaya kita, sehingga mereka akan mencintai budayanya dan melestarikannya. Mudah-mudahan ini juga jadi penangkal budaya luar yang masuknya setiap hari," ucapnya.

Satu di antara penari asal Merangin, Putih mengatakan persiapan yang dilakukan kira-kira satu bulan untuk bisa tampil di Festival Batanghari ini. "Kegiatan ini asik menurut saya karena banyak yang berpartisipasi," ungkapnya. (Lai)

Penulis: Nurlailis
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved