Traveling

Warga Nibung Putih Tanjabtim Ciptakan Kopi Pisang Serawak

Bagi Anda pencinta kopi, tidak ada salahnya mencicipi kopi pisang serawak, kopi unik khas Tanjung Jabung Timur satu ini.

Penulis: Zulkipli | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Pembuatan kopi pisang serawak, yang sudah dikemas, dan ilustrasi kopi. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Bagi Anda pencinta kopi, tidak ada salahnya mencicipi kopi pisang serawak, kopi unik khas Tanjung Jabung Timur satu ini.

Kopi ini bukan terbuat dari biji kopi, seperti kopi pada umumnya melainkan terbuat dari pisang serawak, yang banyak ditemukan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Untuk cita rasa, kopi Pisang Serawak ini tidak kalah nikmat dengan jenis-jenis kopi lainya. Aroma khas pisang bakar dan rasa kopi yang tidak terlalu pahit menjadi ciri khas kopi pisang ini.

Baca: Promo Jaket Eksklusif dan Uang Muka Ringan dari Sinar Sentosa

Tribunjambi.com pun langsung berkesempatan menyeruput kopi buatan masyarakat ini, dan melihat langsung proses pembuatanya.

Kopi pisang serawak petama kali dibuat oleh Aniah (37) seorang warga Rt 02, Kelurahan Nibung Putih, Kecamatan Sabak Barat Tanjabtim, sejak tiga tahun terakhir.

Ide itu muncul takkala ia melihat banyak sekali bahan baku pisang serawak di sekitarnya yang bernilai ekonomis rendah jika langsung dijual tanpa diolah terlebih dahulu.

"Kebetulan saya dan keluarga di rumah ini memang pencinta kopi, jadi saya cobalah buat kopi dengan bahan baku dari pisang," kata Aniah, saat dibincangi Tribunjambi.com pada Selasa (18/9) di kediamannya.

Dijelaskan Aniah, hanya butuh waktu 2-3 hari untuk membuat kopi pisang serawak, proses pembuatannya pun masih menggunakan peralatan tradisional seperti tumbuk lesung dari kayu serta alat penggonseng sederhana.

Baca: VIDEO: Ingin Pelet Kekasih, Siswi SMA di Merangin Malah Digasak Dukun Cabul

Baca: Terdakwa Kasus Dugaan Perambahan Hutan TNKS Dituntut 1 Tahun dan Denda Rp 500 Juta

"Untuk bahan baku kopi, saya membutuhkan pisang serawak yang masih setengah tua. Prosesnya setelah pisang tersebut dikupas kulitnya, dipotong kecil-kecil atau potong dadu terlebih dahulu, setelah itu langsung dilakukan penjemuran di bawah sinar matahari selama 2 - 3 hari sampai benar - benar kering.

Setelah itu pisang serawak yang sudah kering tersebut disangrai tanpa minyak selama 2 jam dicampur daun pegagan hingga mengeluarkan aroma pisang bakar yang khas dan berubah warna menjadi kehitam-hitaman. Pisang yang sudah masak itu lalau ditumbuk atau digiling sampai halus dan disaring lalu siap diseduh," Jelasnya.

Untuk satu tandan pisang serawak, biasanya Aniah bisa menghasilkan menjadi satu hingga 1,5 kilogram kopi pisang serawak. Kopi pisang itu lalu dikemas dan dijual dengan harga Rp 5000/ons.

"Untuk saat ini, kami baru bisa memproduksi rata-rata 10 kilogram perbulan. Dan Alhamdulillah peminatnya banyak, setiap bulan habis terjual terus," ungkapnya.

Baca: Ketua PPAT Pembangunan Proyek Embung di Tebo Sebut Tak Tahu Banyak

Baca: CV Veros Sempat Sanggah Keputusan Lelang yang Dimenangkan CV Persada Antar Nusa

Baca: Sampaikan Keterangan Berbelit-belit, Hakim: Masa Beda Beberapa Inchi Saja, Bohong!

Sementara khasiat Kopi Pisang Serawak ini menurut Aniah, dapat meningkatkan nafsu makan, tidak menimbulkan sakit maag, dan dapat menghilangkan kecanduan merokok. "Ini sudah terbukti, ada tetangga kami yang sudah lama mengonsumsi kopi ini, jadi tak suka dengan rokok. Selain itu setelah meminum kopi ini tidak membuat perut terasa kembung," sebutnya.

Saat ini produk kopi pisang serawak ini baru dipasarkan di wilayah sekitar Kecamatan Sabak Barat dan kecamatan lain di Kabupatan Tanjabtim saja, belum menembus ke pangsa pasar yang lebih luas. Bahkan produk rumah tangga karya Aniah ini sudah sering dipamerkan pada event-event tingkat Kabupaten Tanjabtim seperti HUT Tanjabtim dan MTQ.

Untuk melakukan pemasaran ke tingkat yang lebih luas, menurut Aniah ia masih terkendala soal izin-izin baik itu izin dari Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) untuk olahan pisang serawak menjadi kopi itu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved