Ikut Ungkap Sel Tahanan Setya Novanto, Jubir KPK: Dikonkretkan Tidak Hanya Dalam Pernyataan

Mantan Ketua DPR Setya Novanto kembali jadi sorotan, setelah tim Ombudsman RI menemukan fakta selnya di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin.

Ikut Ungkap Sel Tahanan Setya Novanto, Jubir KPK: Dikonkretkan Tidak Hanya Dalam Pernyataan
Youtube Mata Najwa
Setya Novanto saat sidak Mata Najwa bersama Kemenkumham di Lapas Sukamiskin 

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Ketua DPR Setya Novanto kembali jadi sorotan, setelah tim Ombudsman RI menemukan fakta selnya di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, yang berukuran besar.

Merespon temuan itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) minta Ditjen Pemasyarakatan menindaklanjuti secara serius.

"Temuan Ombudsman tersebut mestinya ditindaklanjuti secara serius oleh Ditjen Lembaga Pemasyarakatan. Apalagi Dirjen Pemasyarakatan dan jajarannya pernah datang ke KPK. Dalam kesempatan itu ia menyatakan akan melakukan perbaikan di lembaga pemasyarakatan," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

Menurut Febri, jika Ditjen Pemasyarakatan menjalankan komitmennya, seharusnya tidak ada lagi temuan sel tak wajar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin.

Baca: Jokowi Bagikan 8.000 Sertifikat di Grobogan, Ini Pesan Presiden Jika Ingin Mengagunkan ke Bank

KPK juga berharap ada langkah konkret dari Kementerian Hukum dan HAM (Kememkumham) untuk melakukan perbaikan di dalam lapas.

"Kami harap perbaikan bisa dikonkretkan tidak hanya dalam pernyataan," singkatnya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ade Kusmanto, menyatakan tak akan ada lagi perlakuan diskriminatif terhadap para narapidana, termasuk Setya Novanto.

Ade menyatakan ukuran kamar yang dihuni Novanto juga dihuni oleh narapidana lainnya.

Menurutnya, di Lapas Sukamiskin terdapat dua ukuran kamar yang dihuni narapidana.

Baca: VIDEO: Namanya Dicatut dalam Akun Prostitusi Online, Begini Tanggapan Ayu Ting Ting

Baca: Ketika Hantu Laut Diberondong Tembakan & Usir Kapal Perang Hanya Pakai Pisau Komando

Seluruh kamar tersebut dibangun pada masa penjajahan Belanda.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help