Sejarah Indonesia

Gerilya di Tengah Pertahanan Musuh, Kisah Anggota Kopassus Sendirian Selamat Dihujani Peluru

Mereka ditugaskan untuk masuk ke dalam wilayah pertahanan Belanda dan mengacaukan konsentrasi pasukan Belanda.

Gerilya di Tengah Pertahanan Musuh, Kisah Anggota Kopassus Sendirian Selamat Dihujani Peluru
Ilustrasi Kopassus 

Seperti KU I Sahudi, payungnya berhenti di antara dua pohon sehingga ia tergantung-gantung seperti buah mangga.

Tidak mau hilang akal, Sahudi berusaha mengulur tali yang dibawa agar bisa turun.

Rupanya tali yang dibawa sepanjang 30 meter itu tidak menyentuh permukaan tanah.

Dia pun memutuskan menjatuhkan ransel perbekalan agar bisa mengira-ngira ketinggiannya.

Cukup lama sebelum bunyi benda jatuh di tanah bisa didengarnya.

“Pohonnya tinggi sekali,” kenang Sahudi.

Hari sudah mulai siang dan badan pun mulai letih karena tidak makan.

Baca: Tanpa Senjata, Anggota Kopassus Ini Duel Maut Satu Lawan Satu dengan Gerilyawan Kalimantan

Tidak mau mati konyol di atas pohon, Sahudi mulai mengayunkan payung agar bisa meraih dahan terdekat.

Berkali-kali ia coba namun sebanyak itu pula ia gagal.

Tanpa disadarinya, karena terus bergoyang, payungnya mulai merosot dari pohon.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved