MA Terima Mantan Koruptor Nyaleg, Zulkifli Akan Tuntut KPU Kota Jambi 

Putusan MA terkait eks napi koruptor diperbolehkan jadi calon legislatif (Caleg), memunculkan reaksi.

MA Terima Mantan Koruptor Nyaleg, Zulkifli Akan Tuntut KPU Kota Jambi 
KPU 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasca keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA) terkait eks napi koruptor diperbolehkan jadi calon legislatif (Caleg), memunculkan reaksi.

Zulkifli Somad, salah satu eks napi korupsi mengaku dirugikan secara moral dan materil oleh KPU.

"Bagaimana nasib saya dan beberapa rekan yang ingin nyaleg, ada kepastian nasib atau tidak. Saya akan tuntut KPU RI, KPU provinsi dan KPU Kota Jambi, jika tidak ada kejelasan" ujar Zulkifli Somad.

Menurut mantan anggota Partai Berkarya ini, dirinya tahap awal terdaftar di partai besutan Tommy Suharto tersebut.

Namun kata dia, karena terbentur PKPU membuat dirinya mengundurkan diri. Ditambah partai baru tersebut tidak mensupport keinginannya untuk jadi caleg.

"Waktu terus berjalan, hingga DCS ditetapkan. Jelang DCT ini, KPU masih bisa atau tidak memperjuangkan saya. Jika tidak, jalan satu-satunya ya gugat tadi, " tegas mantan Ketua DPRD Kota Jambi periode 2004-2008 lalu.

"Saya bukan membela diri, kesalahan yang saya lakukan itu karena system. Dari pusat sudah salah, karena saat itu kuasa anggaran ada di saya sebagai ketua jadi kena," tambahnya.

Saat ini, Zul Somad sapaan akrabnya, mengaku menunggu itikad baik dari KPU Kota Jambi. Sembari mempersiapkan diri untuk langkah selanjutnya.

Penulis: andika
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help