Kisah Penjaga Perbatasan NKRI - Jarang Ketemu Keluarga Hingga Penyelundupan Narkoba

Keamanan di daerah perbatasan Indonesia tak lepas dari usaha dan pengorbanan petugas kepolisian penjaga perbatasan.

Kisah Penjaga Perbatasan NKRI - Jarang Ketemu Keluarga Hingga Penyelundupan Narkoba
Capture YouTube
Penjaga perbatasan 

TRIBUNJAMBI.COM - Keamanan di daerah perbatasan Indonesia tak lepas dari usaha dan pengorbanan petugas kepolisian penjaga perbatasan.

Dilansir dari Kompas TV, Bripka Thomas Gultom dan Brigadir Sevis Simanjuntak menceritakan suka duka menjadi polisi penjaga perbatasan Indonesia - Malaysia saat diwawancarai tim Gelar Perkara.

Baca: Video - Brutalnya Latihan Kopassus, Dianggap Lewati Batas Kemampuan Manusia

Bripka Thomas Gultom bertugas di Polsek Sajingan Besar, Aruk, Kalimantan Barat, selama sembilan tahun.

Thomas mengakatan bahwa selama dia bertugas diperbatasan banyak kasus kriminalitas yang ia jumpai seperti penyelundupan narkotika dan perdagangan manusia.

"Dulu penegakan hukum agak kurang karena selesai begitu saja tanpa adanya peradilan hukum, namun semenjak ditugaskan disini, sudah banyak kasus hukum yang kami tangani," ujar Thomas.

Saat ditanya oleh tim Gelar Perkara mengenai suka duka saat menjadi penjaga perbatasan, Thomas mengungkapkan jika lebih banyak duka yang ia rasakan.

Thomas menuturkan bahwa waktu yang ia tempuh untuk menuju ke perbatasan bisa mencapai sembilan jam karena kondisi jalan yang rusak parah.

Ia juga mengungkapkan kendala dalam melakukan pengamanan di perbatasan yakni, kurangnya alat untuk mendeteksi adanya barang terlarang yang dibawa masuk melalui perbatasan di Aruk.

Thomas bertugas di perbatasan ditemani oleh istri dan anaknya.

Neliyana, istri Thomas, menuturkan bahwa harga bahan pokok di perbatasan sangat mahal.

Baca: Namanya Dicatut dalam Akun Prostitusi online, Begini Tanggapan Ayu Ting Ting

Halaman
12
Editor: suci
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help