Ditawari Bantuan oleh Novanto Untuk Mengusut Kasus Century, Begini Tanggapan KPK

Juru Bicara KPK, Febri mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi memiliki data lengkap soal hak angket dari Panitia Khusus (Pansus)

Ditawari Bantuan oleh Novanto Untuk Mengusut Kasus Century, Begini Tanggapan KPK
Terpidana kasus korupsi Setya Novanto bersiap memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus korupsi KTP elektronik di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (14/9/2018). Sidang beragendakan mendengarkan keterangan saksi dengan terdakwa kasus korupsi KTP elektronik Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung tersebut ditunda. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara KPK, Febri mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi memiliki data lengkap soal hak angket dari Panitia Khusus (Pansus) Century yang digulirkan di DPR. Hal itu diungkapkan Febri menanggapi pernyataan Setya Novanto yang mengaku siap membantu KPK menjerat pihak lain terkait kasus Century.

“Kalau data-data soal angket Century tentu sudah kami dapatkan semuanya. Saat itu Pansus telah ketemu KPK dan menyampaikan data-datanya sudah lengkap,” ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (14/9/2018) malam.

Baca: Apa yang Terjadi?  Stok Emas Batangan di Butik Logam Mulia Jakarta Kosong!

KPK, tutur Febri, akan melihat lebih jernih dan memisahkan antara fakta hukum dan pendapat politik dalam kasus tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

“KPK sudah memisahkan mana fakta hukum yang penting dan relevan dengan penanganan kasus ini mana yang sifatnya politis,” ujar Febri.

Ia menambahkan, pihaknya beberapa waktu lalu sudah melakukan gelar perkara untuk membahas hasil kajian yang dilakukan oleh tim. “Hasil perkaranya jelas KPK memutuskan terus menangani kasus Century ini, karena itu lah pimpinan sudah memerintahkan tim untuk melakukan pendalaman secara lebih rinci,” kata Febri.

“Hasilnya apa tentu belum bisa disampaikan, karena prosesnya belum ke penyidikan,” sambung Febri.

Baca: VIDEO: Namanya Dicatut dalam Akun Prostitusi Online, Begini Tanggapan Ayu Ting Ting

Baca: Pascaputusan MA, Golkar Tetap Usung Balon Legislatif Mantan Koruptor 

Novanto sebelumnya mengaku memiliki bukti yang signifikan mengenai kasus korupsi dalam pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank Century. Novanto menyatakan siap membantu penegak hukum dalam mengungkap pelaku lain dalam kasus itu.

"Tentunya saya punya data dan fakta akurat yang bisa saya berikan," ujar Novanto saat ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (14/9/2018). Menurut Novanto, saat Panitia Khusus (Pansus) Century digulirkan di DPR, dia masih menjabat sebagai ketua Fraksi Partai Golkar.

Adapun ketua pansus yang saat itu ditunjuk adalah anggota Fraksi Partai Golkar, Idrus Marham. Novanto mengatakan, kasus yang terjadi pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu sebenarnya melibatkan banyak pihak.

Novanto siap untuk membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menetapkan tersangka dalam kasus Century. "Ini kan sebenarnya uratnya sudah kelihatan. Sebenarnya bisa diungkap secepat mungkin. Saya yakin KPK bisa cepat dengan bantuan kami. Apalagi, saya waktu itu sangat kooperatif dan berkoordinasi sampai itu selesai," kata Novanto.

Baca: 2020 Krisis Finansial Bakal Kembali Menyerang, Ini Prediksi JPMorgan

Baca: Usul Debat Capres-Cawapres Pakai Bahasa Inggris, Koalisi Prabowo-Sandiaga: Boleh Juga Kali Ya

Baca: PNS Korupsi Terbanyak di DKI Jakarta, Berikut Perbandingan Antarprovinsi/lembaga

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Novanto Mengaku Siap Bantu KPK Usut Century, Ini Komentar KPK", 

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved