Pilpres 2019

15 Mantan Relawan Pro Jokowi Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo-Sandiaga

Kelompok relawan yang sebelumnya merupakan mantan pendukung Jokowi pada 2014 lalu saat ini menamakan diri Indonesia Muda

15 Mantan Relawan Pro Jokowi Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo-Sandiaga
(ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kelompok relawan yang sebelumnya merupakan mantan pendukung Jokowi pada 2014 lalu saat ini menamakan diri Indonesia Muda mendeklarasikan dukungannya pada Prabowo-Sandiaga.  Pendiri dan pengurusnya berasal dari aktivis Pro Demokrasi lintas generasi, mantan relawan, dan anggota rumah transisi Jokowi-JK 2014.

Mereka di antaranya Sekjen Projo Guntur Siregar, Pendiri Bara JP Ucok Syafti Hidayat, dan Deklarator Jokower Dadan Hamdani.

Bakal Cawapres Sandiaga Uno turut hadir dalam deklarasi relawan pendukungnya di Posko M16 atau Posko Relawan pemenangan koalisi pendungkun Prabowo-Sandiaga, di Jalan Melawai, Jakarta Selatan, Jumat (14/9) malam.

Baca: 2020 Krisis Finansial Bakal Kembali Menyerang, Ini Prediksi JPMorgan

Selain itu, di dalamnya ada juga perwakilan dari berbagai elemen pemuda dan mahasiswa, para aktivis lingkungan hidup, dan sejumlah guru.

Menanggapi kepindahan sejumlah relawan yang sebelumnya mendukung Jokowi merapat ke pihaknya, Sandiaga mengatakan tidak perlu mengekspos berlebihan.

Dia khawatir hal tersebut bisa memicu perpecahan di kalangan akar rumput.

Sandiaga menginginkan politik sejuk dan damai terjadi di Pilpres 2019 ini, dibanding tuduhan saling todong dan saling klaim.

"Ada lebih dari 15 relawan tapi menurut saya tidak perlu terlalu ekspos itu. Mereka menyatakan bergabung ya alhamdulillah. Menurut saya itu (ekspos) nanti berpotensi memecah belah bagi kita," ungkap Sandiaga, Jumat (14/9) malam.

Mantan Wakil Gubernur DKI itu juga mengatakan ada relawan dari beberapa partai koalisi kubu seberang yang merapat.

Baca: Usul Debat Capres-Cawapres Pakai Bahasa Inggris, Koalisi Prabowo-Sandiaga: Boleh Juga Kali Ya

Baca: PNS Korupsi Terbanyak di DKI Jakarta, Berikut Perbandingan Antarprovinsi/lembaga

Namun, dia enggan merilis dan mengumumkannya kepada publik.

Ia menyerahkan penilaian kepindahan relawan-relawan tersebut kepada masyarakat.

"Ada juga partai-partai dari Jokowi-Kyiai Ma'ruf, tapi saya nggak mau rilis, buat apa. Mereka sudah menyatakan akan mendukung, ya sudah. Saya bilang kita cooling down, buat kampanye ini sejuk jangan saling colong, ini orang kita colong nggak usah begitu. Biar masyarakat menilai," katanya. 

Editor: fifi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved