Warga Lapor, Masih Ada Anjing Liar Berkeliaran, Sebelumnya Dapat 40 Ekor

Eliminasi anjing liar yang berpotensi menyebarkan penyebar rabies terus dilakukan dinas. Hingga saat ini, sudah...

Warga Lapor, Masih Ada Anjing Liar Berkeliaran, Sebelumnya Dapat 40 Ekor
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Dokter Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batangahari, Eko, saat menunjukan surat pemberitahuan eliminasi di setiap kecamatan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Sehari pascaeliminasi anjing liar di kawasan Muara Bulian, seorang warga kembali melapor ke Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari, bahwa masih banyak anjing liar berkeliaran, Jumat (14/9)

Eliminasi anjing liar yang berpotensi menyebarkan penyebar rabies terus dilakukan dinas. Hingga saat ini, sudah tiga kecamatan dilakukan eliminasi, mulai dari Mersam hingga Muara Bulian.

Meski eliminasi anjing liar baru saja dilakukan di Kecamatan Muara Bulian pada Kamis (12/9) malam, seorang warga kembali datang melapor. Dia mengatakan masih ada anjing liar yang berkeliaran di kawasan Muara Bulian, tepatnya Pasar Baru.

"Ya, di Bulian ini baru pada Kamis malam lalu kita lakukan eliminasi lebih kurang 40 ekor berhasil kita amankan. Pagi ini kita masih terima laporan dari warga terkait keberadaan anjing liar tersebut," ujar dokter hewan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Batanghari, Eko, kepada tribunjambi.com.

Dia mengatakan eliminasi pada Kamis malam tersebut, dilakukan di lima kelurahan di Kecamatan Muara Bulian. Sekira 40 ekor berhasil dieliminasi petugas pada malam tersebut.

"Ada 40-an ekor itu di luar yang bangkainya ditemukan petugas. Yang lari kehutan mungkin masih banyak lagi," tuturnya.

Kegiatan eliminasi tersebut masih ada sekitar lima kali lagi, yang dilakukan selama dua minggu sekali. Untuk selanjutnya eliminasi ketiga akan dilakukan di Kecamatan Muara Tembesi dijadwalkan pada 26 September mendatang.

Meski masih ada juga penolakan dari warga yang memiliki peliharaan anjing. Namun petugas terus melakukan sosialisasi dan dalam melakukan eliminasi petugas juga tidak sembarang. Di antaranya tidak akan meracuni anjing yang dikurung, dijaga dan diikat sesuai aturan yang dibolehkan.

Sementara itu, Mamang (40) seorang warga Pasar Baru kepada tribunjambi.com, usai melaporkan terkait keberadaan anjing liar tersebut mengatakan untuk di kawasan itu memang masih banyak dijumpai anjing liar yang berkeliaran.

" Terutama di kawasan Jalan AMD, TPA dan pasar. Keberadaan anjing tersebut di lingkungan masyarakat sangat berisiko terutama bagi anak anak," ujarnya.

Dia juga meminta kepada pihak dinas terkait, untuk dapat melakukan eliminasi ulang di lokasi tersebut terutama di Keluarahan Muara Bulian. Karena masih banyak anjing yang berkeliaran dan anjing liar yang belum terkena imainasi.

Baca: Tunggakkan Pelanggan ke PLN Rayon Tungkal Lebih Dari Rp 985 Juta

Baca: Samsung Galaxy Note 9; Mampu Akomodir Produktivitas, Kreativitas dan Hiburan Tanpa Batas

Penulis: Abdullah Usman
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help