57 Personel Kepolisian Amankan Unjuk Rasa PT. KKL

Sebanyak 57 personel kepolisian melakukan pengamanan saat kelompok tani Perahu Gading, melakukan unjuk rasa pada PT. KKL, Kamis (13/9).

57 Personel Kepolisian Amankan Unjuk Rasa PT. KKL
Tribun Jambi/Samsul Bahri
Puluhan Masyarakat Desa Tarikan, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi melakukan aksi unjuk kepada PT. KKL yang berada di Desa Tarikan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sebanyak 57 personel kepolisian melakukan pengamanan saat kelompok tani Perahu Gading, melakukan unjuk rasa pada PT. KKL, Kamis (13/9). Kapolsek Kumpeh Ulu, Harefa mengatakan bahwa aksi unjuk rasa ini berjalan dengan lancar.

"Alhamdulillah aksi unjuk rasa ini aman. Dan kita juga lakukan pengamanan. Aksi ini dilakukan masyarakat kelompok tani yang mempertanyakan persoalan Tanah Obyek Landerform (TOL)," ujarnya.

Baca: 26 Tahun, Sengkarut Lahan Antara Warga Tarikan dan PT KKL Masih Berlanjut

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa aksi unjuk rasa ini dilakukan oleh kelompok tani lebih dari 70 orang. Sementara hasil dari unjuk rasa ini, pihaknya menyarankan dan membawa persoalan ini ke Pemerintah Daerah Kabupaten Muarojambi.

"Hasilnya kita bawa persoalan ini ke Pemda karena Pemda kan juga ada timnya. Kita hanya melakukan pengamanan," katanya.

Ia menambahkan saat kelompok tani melakukan unjuk rasa, perwakilan dari pihak PT. KKL tidak datang. 

"Dari pihak perusahaan sendiri memang tidak ada hari ini. Mereka juga tahu kalo ada unjuk rasa ini, sebelum-sebelumnya kita juga sudah tiga kali melayangkan surat," terangnya.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help