Sejarah Indonesia

Kecolongan! 33 Orang Bersenjata Serbu Rumah Duta Besar Saat Soeharto di Belanda, Raja Intel Ngamuk

Suatu kali pada akhir Agustus tahun1970-an, Presiden Soeharto berkunjung ke Belanda dan akan menuju Istana Huis Ten Bosch

Kecolongan! 33 Orang Bersenjata Serbu Rumah Duta Besar Saat Soeharto di Belanda, Raja Intel Ngamuk
soeharto.co
Presiden Soeharto 

TRIBUNJAMBI.COM - Kunjungan Presiden Soeharto ke Belanda sempat terjadi ketegangan. 

Penyebabnya pemerintah Belanda terkesan meremehkan pengamanan Soeharto.

Kondisi ini membuat Benny Moerdani si Raja Intel mengamuk kepada keamanan dan agen Belanda

Benny bahkan sempat membentak dan menggebrak meja dihadapan pihak keamanan Belanda

Namun sepertinya hal tersebut tidak membuat otoritas di Belanda memperketat pengawalan keamanan Soeharo.

Hingga pada akhirnya segerombolan orang bersenjata tak diduga datang. 

Sebagai tokoh intelijen yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) dan Panglima TNI, Benny Moerdani dikenal sebagai pengawal pribadi Presiden Soeharto yang sangat loyal.

Baca: Mendengar Nama Letkol Untung Disebut, Soeharto Sontak Terkejut bukan Kepalang

Selain sebagai pengawal, ia bahkan dikenal sebagai agen rahasia yang siap menyerahkan nyawanya demi keselamatan Pak Harto.

Suatu kali pada akhir Agustus tahun1970-an, Presiden Soeharto berkunjung ke Belanda dan akan menuju Istana Huis Ten Bosch, Den Haag, tempat keluarga Kerajaan Belanda menetap.

Kunjungan Pak Harto itu sebenarnya merupakan 'lawatan yang kaku' karena pemerintah Kerajaan Belanda pada tahun 1970-an belum mengakui tanggal kemerdekaan RI yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help