Transaksi Jambi Syariah Expo 2018 Capai Rp 6 Miliar

Transaksi Jambi Syariah Expo2018 yang diselenggarakan selama tiga hari di WTC Batanghari lalu, mencapai Rp 6 miliar.

Transaksi Jambi Syariah Expo 2018 Capai Rp 6 Miliar
TRIBUNJAMBI/FITRI AMALIA
Jambi Syariah Expo 2018 

Laporan wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM - Transaksi Jambi Syariah Expo (JSE) 2018 yang diselenggarakan selama tiga hari dari 8-10 September 2018 di WTC Batanghari lalu, mencapai Rp 6 miliar.

Dengan transaksi terbanyak pada pembiayaan dan pendanaan.

"Transaksi terbanyak dalam JSE 2018 terdapat dalam jenis pembiayaan sebanyak Rp 2,6 miliar dan pendanaan sebanyak Rp 3,4 miliar, dari seluruh transaksi yang mendominasi jenis pembiayaan sebesar 43,7 persen dan pendanaan 56 persen," jelas Bayu Martanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Rabu (12/9/2018).

Ia mengatakan, dibandingkan dengan total transaksi JSE yang diadakan tahun lalu, JSE 2018 mengalami penurunan sebesar 36 persen. Kegiatan JSE 2017 transaksi mencapai 9,4 miliar.

"Sebab penurunan karena ada beberapa faktor-faktor," ujarnya.

Baca: Lowongan Kerja September 2018 - PT Telkom Butuh Pegawai Untuk Isi Posisi Ini, Cek Syaratnya

Kegiatan JSE 2018 yang diadakan Bank Indonesia tidak menargetkan total transaksi.

Hanya saja kegiatan ini bertujuan untuk mengkampanyekan keberadaan Bank Syariah serta lembaga keuangan syariah lainnya dan perkembangan yang begitu cepat dewasa ini mendorong terciptanya evolusi di industri keuangan syariah.

Dikatakan Bayu, transaksi dalam jenis pembiayaan selama JSE 2018 itu masyarakat paling banyak pada sektor tabungan haji. Industri keuangan syariah yang berkolaborasi dengan industri lainnya serta merespon kebutuhan masyarakat telah mendorong terciptanya industri halal.

"Cakupan industri halal berhasil melepaskan stigma dari sebatas industri makanan serta mendorong terciptanya kampanye masif berupa gaya hidup baru yaitu Halal Life Style, contoh indikasi dari viralnya gaya hidup halal dapat dilihat dari concern masyarakat terhadap kehalalan berbagai produk kesehatan, obat-obatan, kosmetik dan kecantikan bahkan, permintaan produk halal juga telah merambah kepada sektor jasa seperti pariwisata," ujarnya.

Baca: Viral - Oknum Dosen Ini Minta Uang Rp 35 Ribu Untuk Mahasiswa Dapat Nilai A

Ia juga mengatakan, selain sebagai konsumen, kaum muda yang mendominasi juga dapat menjadi katalis pengembangan sektor industri halal melalui penciptaan berbagai inovasi.

Ia berharap kegiatan Jambi Syariah Expo 2018 ini dapat menjadi kontribusi dari kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi untuk mendorong halal life style guna mendukung perkembangan industri halal serta industri keuangan syariah di Provinsi Jambi.

Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved