Tolak Lokasi Ibukota Kecamatan, Warga Sridadi Bakal Surati Kemendagri dan Ancam Lakukan Aksi Masa

Masyarakat yang merasa kelurahan mereka lebih layak untuk dijadikan ibu kota kecamatan.

Tolak Lokasi Ibukota Kecamatan, Warga Sridadi Bakal Surati Kemendagri dan Ancam Lakukan Aksi Masa
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Warga Sridadi, menolak lokasi ibu kota kecamatan yang telah ditetapkan pemerintah dan DPRD Batanghari 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Pasca penolakan warga Sridadi terkait ibu kota Kecamatan Teluk Angkiang berada di Desa Tenam, masyarakat Kelurahan Sridadi, akan mengirimkan surat tembusan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pasca ditetapkannya Desa Tenam sebagai ibukota Kecamatan Teluk Angkiang, yang merupakan kecamatan pemekaran dari Muara Bulian, masih menimbulkan ketidakpuasan dari warga Sridadi. Masyarakat yang merasa kelurahan mereka lebih layak untuk dijadikan ibu kota kecamatan.

Baca: Tolak Ibukota Kecamatan Teluk Angkiang di Desa Tenam, Warga Sridadi Merasa Dicurangi

Dengan keputusan DPRD yang telah mengumumkan hal tersebut melalaui paripurna beberapa waktu lalu, warga masih terus berusaha untuk dapat berupaya agar keputusan ibu kota kecamatan tersebut dapat dipertimbangkan ulang.

"Sampai saat ini kita (warga Sridadi) tetap tidak setuju dengan keputusan itu. Kita juga akan mengirimkan surat tidak percaya atas putusan DPRD. Saat ini sedang kita buat dan akan segera kita kirim," bilang Rowie, perwakilan Ketua Pemuda Sridadi, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, beberapa waktu lalu.

Baca: Festival Candi Muarojambi Tahun Ini Ditiadakan, Ini Alasannya

Baca: Puluhan Bayi dan Belasan Ibu Meninggal di Batanghari

Dikatakannya pula, surat tembusan tersebut nantinya akan ditujukan langsung ke Kemendagri melalui pemerintah provinsi. Dalam isi surat tersebut kata dia, intinya warga Sridadi menolak jika Desa Tenam diterapkan menjadi ibu kota kecamatan pemekaran.

"Selain surat, kita juga akan melakukan aksi bersama warga terutama dari Tujuh Desa pengusung (Desa yang setuju Sridadi menjadi ibukota kecanatan). Namun untuk kapan akan kita kabarin lagi," tuturnya.(*)

Baca: Festival Candi Muarojambi Tahun Ini Ditiadakan, Ini Alasannya 

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved