Segini Total Tansaksi JSE 2018 Selama 3 Hari

Ia mengatakan, dibandingkan dengan total transaksi JSE yang diadakan tahun lalu, JSE 2018 mengalami penurunan sebesar 36 persen.

Segini Total Tansaksi JSE 2018 Selama 3 Hari
tribunjambi/fitri
Penutupan Jambi Syariah Expo 2018 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Transaksi Jambi Syariah Expo (JSE) 2018 yang diselenggarakan selama tiga hari (8/9) di WTC Batanghari lalu, mencapai Rp6 miliyar. Dengan transaksi terbanyak pada pembiayaan dan pendanaan.

"Transaksi terbanyak dalam JSE 2018 terdapat dalam jenis pembiayaan sebanyak Rp 2,6 miliar dan pendanaan sebanyak Rp 3,4 miliar, dari seluruh transaksi yang mendominasi jenis pembiayaan sebesar 43,7 persen dan pendanaan 56 persen," jelas Bayu Martanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Rabu (12/9).

Acara penutupan Jambi Syariah Expo 2018 di WTC Batanghari
Acara penutupan Jambi Syariah Expo 2018 di WTC Batanghari (tribunjambi/fitri)

Ia mengatakan, dibandingkan dengan total transaksi JSE yang diadakan tahun lalu, JSE 2018 mengalami penurunan sebesar 36 persen. Kegiatan JSE 2017 transaksi mencapai 9,4 miliar.

"Sebab penurunan karena ada beberapa faktor-faktor," ujarnya.

Baca: Cerita Paspampres Cantik Serda Ambar Dwi Klaudiyah yang Tak Malu Ikut Ibunya Jualan Sayur di Kampung

Kegiatan JSE 2018 yang diadakan Bank Indonesia tidak menargetkan total transaksi. hanya saja kegiatan ini bertujuan untuk mengkampanyekan keberadaan Bank Syariah serta lembaga keuangan syariah lainnya dan perkembangan yang begitu cepat dewasa ini mendorong terciptanya evolusi di industri keuangan syariah.

Dikatakan Bayu, transaksi dalam jenis pembiayaan selama JSE 2018 itu masyarakat paling banyak pada sektor tabungan haji. Industri keuangan syariah yang berkolaborasi dengan industri lainnya serta merespon kebutuhan masyarakat telah mendorong terciptanya industri halal.

Baca: Hilda Vitria dan Ibunya Laporkan Kriss Hatta ke Polisi, Aduannya Bawa Lari Anak Tanpa Izin

"Cakupan industri halal berhasil melepaskan stigma dari sebatas industri makanan serta mendorong terciptanya kampanye masif berupa gaya hidup baru yaitu Halal Life Style, contoh indikasi dari viralnya gaya hidup halal dapat dilihat dari concern masyarakat terhadap kehalalan berbagai produk kesehatan, obat-obatan, kosmetik dan kecantikan bahkan, permintaan produk halal juga telah merambah kepada sektor jasa seperti pariwisata," ujarnya.

Baca: 5 Pemilik Zodiak Ini Terkenal Boros, Bahkan Ada yang Menyesal Setelah Beli

Ia juga mengatakan, selain sebagai konsumen, kaum muda yang mendominasi juga dapat menjadi katalis pengembangan sektor industri halal melalui penciptaan berbagai inovasi.

Ia berharap kegiatan Jambi Syariah Expo 2018 ini dapat menjadi kontribusi dari kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi untuk mendorong halal life style guna mendukung perkembangan industri halal serta industri keuangan syariah di Provinsi Jambi.(*)

Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved