Kades Tenam Sebut, Permasalahan Ibukota Kecamatan Berbau Politik

Pihak desa juga sudah menyiapkan sarana dan persyaratan yang harus dilengkapi.

Kades Tenam Sebut, Permasalahan Ibukota Kecamatan Berbau Politik
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Warga Sridadi, menolak lokasi ibu kota kecamatan yang telah ditetapkan DPRD 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Meski terjadi penolakan oleh warga Sridadi, Kepala Desa Tenam, Damanhuri beranggapan perbedaan pendapat itu biasa.

Warga Tenam yang menjadi lokasi ibukota kecamatan untuk Kecamatan Baru Teluk Angkian sendiri hingga saat ini bersifat terbuka terutama jika ditetapkan Desa tenam sebagai ibukota kecamatan. Pihak desa juga sudah menyiapkan sarana dan persyaratan yang harus dilengkapi.

Baca: Tolak Lokasi Ibukota Kecamatan, Warga Sridadi Bakal Surati Kemendagri dan Ancam Lakukan Aksi Masa

"Kalau untuk penolakan tersebut secara pribadi dirinya belum sampai di situ. Hanya mendengar dari isu yang beredar saja. Kalau dari hasil musyawarah dan ketika ranperda ditangani tidak ada masalah dan menyalahi aturan yang ada. Kalau kami di Tenam ini ketiko ado kebutuhan yo kami menyiapkannyo," jelas Kades Tenam.

Dikatakannya pula, terkait adanya penolakan tersebut menurutnya hal tersebut wajar terjadi, pro dan kontra itu biasa. Mengingat warga Sridadi dan Tenam masih merupakan satu keluarga.

Baca: Cerita Paspampres Cantik Serda Ambar Dwi Klaudiyah yang Tak Malu Ikut Ibunya Jualan Sayur di Kampung

Baca: Kasus Dugaan Korupsi Embung Tebo JPU Hadirkan Sembilan Saksi

"Cuma mungkin yang perlu digaris bawahi, Tahun ini kan dapat dikatakan tahun politik. Di Sridadi aja ada 13 bacalon anggota dewan bisa saja ada pengaruh dari itu," kata Damanhuri, sembari bercanda.

"Terkait berbeda pendapat dari keputusan pemerintah itu biasa. Alhamdulillah, hingga saat ini hubungan kedua daerah tadi masih baik dan tidak masalah," tuturnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help