Bawa Kartu Keluarga Dapat 1 Tabung, Antisipasi Kelangkaan Gas LPJ 3 Kg

"Ini yang ke empat kita lakukan untuk bulan ini. Masih ada tiga OP lagi yang kita lakukan di kecamatan yang berbeda-beda," sebutnya.

Bawa Kartu Keluarga Dapat 1 Tabung, Antisipasi Kelangkaan Gas LPJ 3 Kg
tribunjambi/heru
Pemkab Kerinci melakukan Operasi Pasar untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji 3 Kg 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Antisipasi kelangkaan gas LPG 3 Kg di Kabupaten Kerinci, Pemkab Kerinci mengelar operasi pasar, Rabu (12/9). Operasi Pasar (OP) dilakukan di Desa Koto Majidin, Kecamatan Air Hangat.

Pantauan Tribunjambi.com, operasi pasar dilakukan oleh agen Garis Energi itu disambut antusias masyarakat setempat.

Baca: Operasi Pasar Gas 3 Kg di Kerinci, 1 KK untuk Satu Tabung, Masih 3 Kali Lagi

"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya operasi pasar ini. Kami bisa beli murah sesuai harga Het," kata warga yang datang membeli.

Sementara itu pihak dari agen, Yunarson dikonfirmasi mengatakan, OP digelar untuk mengatasipasi kelangkaan. Ia mengatakan, untuk September ini ada 7 kali OP dilakukan.

Baca: Solar Langka, Antrean Panjang Truk Terjadi di Sungai Penuh Kerinci

"Ini yang ke empat kita lakukan untuk bulan ini. Masih ada tiga OP lagi yang kita lakukan di kecamatan yang berbeda-beda," sebutnya.

Menurutnya, setiap OP dilakukan sedikitnya ada 560 tabung yang dijual. Untuk satu tabung dijual dengan harga sesuai Het yakni, Rp20 ribu pertabung.

Untuk mengantisipasi kelangkaan gas LPG 3 kilogram, Pemerintah Kabupaten Kerinci mengelar operasi pasar (OP) pada Rabu (12/9). Operasi pasar dilakukan di Desa Koto Majidin, Kecamatan Air Hangat.
Untuk mengantisipasi kelangkaan gas LPG 3 kilogram, Pemerintah Kabupaten Kerinci mengelar operasi pasar (OP) pada Rabu (12/9). Operasi pasar dilakukan di Desa Koto Majidin, Kecamatan Air Hangat. (Tribun Jambi/Herupitra)

"Warga yang ingin membeli syaratnya harus membawa KK (Kartu Keluarga). Satu KK hanya boleh beli satu tabung," ujarnya.

Ia mengatakan, OP yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB hanya tersisa beberapa tabung lagi.

"Ramai warga datang untuk membeli, pada umumnya perempuan," tuturnya. (*)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help