BEI Jambi Edukasi Warga Soal Berinvestasi yang Legal dan Sesuai Syariah

Industri jasa keuangan berbasis syariah terus digaungkan oleh berbagai pihak, satu di antaranya Bursa Efek Indonesia (BEI) Jambi.

BEI Jambi Edukasi Warga Soal Berinvestasi yang Legal dan Sesuai Syariah
tribunjambi/fitri amalia
BEI Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Industri jasa keuangan berbasis syariah terus digaungkan oleh berbagai pihak, satu di antaranya Bursa Efek Indonesia (BEI) Jambi.

Kepada masyarakat, BEI terus mengedukasi dan memperkenalkan cara berinvestasi secara legal dan syariah. Ada beberapa ketentuan yang harus diikuti oleh investor jika ingin berinvestasi secara syariah.

"Pertama yang paling mudah calon investor harus buka rekening di sekuritas yang telah memiliki sistem online trading syariah (SOTS), pada sistem ini kalo mau melakukan transaksi yang tidak sesuai syariah otomatis di reject, lalu dari sahamnya dulu, sudah ada daftar efek syariah yang sudah ditetapkn DSN MUI dan OJK yang penetapannya setahun dua kali pada bulan Mei dan November," jelas Fasha Fauziah, Kepala BEI Jambi.

Pada daftar tersebut telah ditetapkan saham saham perusahaan mana yang dikategorikan Syariah.

Ketentuan dasarnya untuk saham yang dikategorikan syariah pertama produk yang diperjual belikan harus halal dan kedua, perusahaan tersebut hutang dibandingkan dengan total aset harus tidak boleh lebih besar dari 45 persen.

"Hutang kan mengandung unsur riba, kalo semakin banyak tidak boleh, maksimal 45 Persen, terus pendapatan non halal tidak boleh lebih besar dari 10 persen, itu ketentuan awal," ujarnya.

Perusahaan juga tidak boleh melakukakn kegiatan yang mengandung ketidakjelasan dan judi. Selain itu, tidak boleh melakukan transaksi yang berbasis margin trading atau menggunakan hutang.

Perusahaan juga tidak boleh melakukan transaksi short selling, jual dulu baru beli karena barang yang diperjualbelikan tidak ada.

"Yang diperbolehkan hanya kita beli barang ada baru dijual sesuai akad, ada pembeli, penjual dan ada barang," tutur Fasha.

Hal tersebut merupakan dasar jika ingin bertransaksi secara syariah di pasar modal.

"Intinya tidak ada pembatasan khusus, tapi pada saat kita melakukan registrasi dengan system online trading syariah, otomatis Jika kita ingin bertransaksi membeli produk atau saham konvensional, otomatis sistem akan menolak dan memberikan peringatan dengan ayat dan hadistnya," ujarnya.

Terdapat empat sekuritas di Jambi yang memiliki sistem online trading Syariah, yaitu FAC sekuritas, Philip sekuritas, MNC sekuritas dan Indopremier sekuritas. Info tambahan, RHB Sekuritas akan menyusul menggunakan sistem online trading Syariah.

"Ini tidak hanya untuk masyarakat muslim saja, syariah kan artinya sesuai hukum, untuk menuju kemakmuran yang bisa diraih banyak orang, syariah ini bermanfaat untuk semua pihak, tidak menitikberatkan satu pihak dan tidak merugikan yang lainnya," tutupnya.

Tags
BEI Jambi
Penulis: fitri
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help