Ratusan Desa di Kerinci Belum Ada Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg

Beberapa pekan terakhir warga di Kabupaten Kerinci, mengeluhkan mahal dan langkanya gas elpiji 3 kilogram

Ratusan Desa di Kerinci Belum Ada Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg
tribunjambi/samsul bahri
Ilustrasi 

*Warga Harap Jadi Perhatian Pertamina

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Beberapa pekan terakhir warga di Kabupaten Kerinci, mengeluhkan mahal dan langkanya gas elpiji 3 kilogram.

Dari hasil koordinasi Pemkab dan Agen serta pangkalan, mahal dan kelangkaan terjadi karena jumlah pengguna gas 3 Kg jauh lebih banyak dari gas yang ada di Kerinci.

Diketahui di Kabupaten Kerinci saat ini terdapat dua agen dan 70 pangkalan. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dari jumlah desa di Kerinci yang berjumlah 285 desa.

Hal itu membuat satu pangkalan ada yang harus melayani lebih dari lima desa. Itu pula yang menimbulkan banyaknya pengecer yang tentu mencari keuntungan.

Masyarakat pun mengharap agar di setiap desa terdapat pangkalan gas 3 kg. Sehingga warga yang ingin menggunakan gas 3 kg tidak perlu lagi mencari ke tempat lain.

“Kami di Batang Merangin masih banyak desa yang tidak terdapat pangkalan gas 3 kg. Makanya kami terpaksa beli ke pengecer dengan harga tentu lebih mahal,” ujar warga setempat, Kamis (6/9).

Warga meminta agar pihak Pertamina dan pihak terkait bisa memperhatikan hal ini. Agar gas 3 Kg yang sudah menjadi kebutuhan pokok, mudah didapat dan dijual dengan harga normal.

“Sejauh ini kita belum pernah membeli gas 3 kg sesuai HET yang ditentukan,” tutur warga.

Terkait hal ini pihak agen mengaku, tidak mungkin menambah lagi jumlah pangkalan. Sebab pangkalan yang ada sudah sesuai dengan alokasi gas yang ada.

“Pangkalan tidak mungkin kita tambah. Kalau mau menambah, alokasi gas itu harus ditambah terlebih dahulu,” ujar pihak agen yang ditemui Tribun.

Pria yang tak menyebutkan namanya ini mengetakan, sejauh ini pasokan gas 3 kg yang masuk ke kerinci tidak mengalami penurunan. Namun sebaliknya jumlah pengguna mengalami peningkatan yang cukup besar.

Sementara itu pihak Dikoperindag Kerinci melalui Kabid Perdagangan, Taufik menjelaskan, bahwa saat ini kuota gas elpiji di Kerinci memang sangat minim.

“Kita akui bahwa kuota gas 3 kg di Kerinci relatif paling sedikit. Tidak sebanding dengan jumlah penduduk dan kepadatan rumah tangga,” jelasnya.(*)

Tags
LPG 3 kg
Penulis: heru
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved