Inflasi

Juli 2018 Kota Muara Bungo Inflasi Sebesar 0,12 Persen. Transportasi Kontribusi Terbesar

Inflasi di Kota Muara Bungo terjadi pada enam kelompok pengeluaran barang dan jasa karena adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen.

Juli 2018 Kota Muara Bungo Inflasi Sebesar 0,12 Persen. Transportasi Kontribusi Terbesar
TRIBUN JAMBI/MUZAKKIR

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Inflasi di Kota Muara Bungo terjadi pada enam kelompok pengeluaran barang dan jasa karena adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen.

Laju inflasi tahun kalender 1 Kota Muara Bungo pada bulan ini sebesar 1,20 persen, dan laju inflasi “year on year” 2 sebesar 2,04 persen.

Selain itu Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Muara Bungo tercatat sebesar 131,20.

Baca: Tiba-Tiba Pengunjung Melemparkan Bungkusan Mencurigakan

Dari 23 kota se-Sumatera yang menghitung IHK, sebanyak 18 kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi se-Sumatera terjadi di Kota Bengkulu sebesar 0,87 persen, dan terendah terjadi di Banda Aceh sebesar 0,08 persen. Sedangkan sebanyak 5 kota lainnya mengalami deflasi. Deflasi tertinggi se-Sumatera terjadi di Kota Jambi sebesar 0,76 persen, dan terendah di Palembang sebesar 0,01 persen.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Bungo mencatat laju inflasi Juni sebesar 0,31. Sama halnya dengan angka inflasi bulan Juni lalu.

Inflasi di Kota Muara Bungo terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran yaitu Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 2,40 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,29 persen; dan Kelompok Kesehatn sebesar 0,02 persen.

Inflasi Juni juga sebesar 0,31 persen. Laju inflasi bulanan Juni 2018 lebih tinggi dibandingkan Mei 2018 sebesar 0,15 persen.

Kepala BPS Bungo, Syarpan Dani mengatakan kenaikan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran.

Baca: Begini Syarat Mudah Mengurus Akta Kematian di Kota Jambi

Baca: Anak Anda Autis? Ada Paket Konseling Klien di RS Baiturrahim Jambi.  Ini Tarifnya

"Yaitu kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 2,40 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,29 persen, dan kelompok kesehatan sebesar 0,02 persen," katanya.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved