Waspada Predator Anak! Pria Ini Cabuli 8 Bocah yang Masih Tetangganya Sendiri Selama 3 Tahun

Kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak-anak terjadi di Surabaya. Hery Dri Handoko (52) tega

Waspada Predator Anak! Pria Ini Cabuli 8 Bocah yang Masih Tetangganya Sendiri Selama 3 Tahun
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
ilustrasi tersangka pencabulan 

TRIBUNJAMBI.COM- Kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak-anak terjadi di Surabaya. Hery Dri Handoko (52) tega mencabuli 8 anak perempuan yang masih tetangganya sendiri.

Warga Banyu Urip Lor Sawahan, Surabaya, ini mencabuli anak berusia 7-8 tahun sudah sejak 2015 lalu.

Aksi bejat Hery baru terbongkar setelah Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya mendapat laporan dari orangtua korban.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menjelaskan, penangkapan berawal dari laporan keluarga korban pada Selasa (14/8/2018) yang tak terima dengan perlakuan Hery.

"Setelah kami mendapatkan bukti-bukti yang cukup, pelaku kami tetapkan sebagai tersangka pada Rabu (15/8/2018) malam," ucap Yeni, Kamis (16/8/2018).

Menurut Yeni, para orangtua korban mendengar cerita dari anak-anak sesama korban pencabulan.

"Para orang tua kemudian bersepakat melaporkan kasus ini ke polisi," tutur Yeni.

Hery Dri Handoko, pelaku pencabulan ditetapkan sebagai tersangka di Polrestabes Surabaya.(KOMPAS.com/GHINAN SALMAN)
Hery Dri Handoko, pelaku pencabulan ditetapkan sebagai tersangka di Polrestabes Surabaya.(KOMPAS.com/GHINAN SALMAN) ()

Baca: Hari Ini, 73 Tahun Lalu Soekarno - Hatta Diculik ke Rengasdengklok Oleh Kelompok Menteng 31

Baca: Buku Kebijakan Ahok Guntur Romli: Anies Baswedan Dulu Ngejek Tapi Setelah Proyek Selesai Dia. . .

Baca: Sejarah Paskibraka, Bermula dari Kelompok 10, Sempat Semua Pengibar Adalah Mahasiswa UI

Ironisnya, aksi pencabulan terhadap 8 anak itu dilakukan Hery sejak 2015 silam.

Modusnya, sambung Yeni, pelaku mengajak para korban bermain dengan anak pelaku yang masih berusia 4 tahun.

Aksi pencabulam dilakukan di rumah Hery saat sang istri sedang tidak berada di rumah atau dalam keadaan sepi.

"Perbuatan itu dilakukan saat istri dan anak-anak pelaku tidak ada di rumah," pungkasnya.

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved