Temu Responden 2018 Bank Indonesia Tentang Peran Bank Sentral, Dihibur Cak Lontong

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi kembali mengadakan temu responden yang dilaksanakan di Ballroom Swiss BelHotel

Temu Responden 2018 Bank Indonesia Tentang Peran Bank Sentral, Dihibur Cak Lontong
tribunjambi/fitri amalia
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi kembali mengadakan temu responden yang dilaksanakan di Ballroom Swiss - Belhotel Jambi, Selasa (14/8/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi kembali mengadakan temu responden yang dilaksanakan di Ballroom Swiss - Belhotel Jambi, Selasa (14/8).

Pada Temu responden kali ini, BI mengundang seorang inspiring speaker yang memiliki segudang bakat dan seorang komika ternama, yaitu Cak Lontong.

Kegiatan temu responden ini merupakan forum yang secara rutin dilaksanakan Bank Indonesia. Sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada para responden survei atas kerjasama dan hubungan baik yang telah terjalin selama ini. Khususnya dalam pelaksanaan survei yang diselenggarakan oleh kantor perwakilan Bank Indonesia provinsi Jambi.

Kegiatan ini dihadiri oleh perusahaan responden BI, Perbankan, BPR, Universitas, perusahaan yang belum menjadi responden Bank Indonesia, SKPD dan Instansi instansi Pemerintah.

Dikatakan Bayu Martanto, selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, BI Ingin memberikan pemahaman kepada responden BI mengenai tugas BI dan peran penting survei.

"Dengan memahami peran Bank Indonesia dalam perekonomian dan apa manfaat survei yang kita ambil, kerjasama dengan responden semakin bagus dan data yang dihasilkan semakin berkualitas," jelas Bayu.

Sebagai bentuk apresiasi BI kepada para pihak pihak yang telah bekerjasama selama ini dengan BI, maka BI mengundang Cak Lontong. "Ini bentuk apresiasi juga untuk memberi semangat kepada mereka, agar kedepannya kerjasama pemberian data dan informasi semakin baik lagi," tuturnya.

Bank Indonesia sendiri dapat menyelenggarakan survei secara berkala atau sewaktu-waktu diperlukan yang dapat bersifat makro atau mikro. Untuk mendukung pelaksanaan tugas BI, data atau informasi hasil survei ini sangat berguna bagi BI, sebagai salah satu input dalam perumusan kebijakan moneter, seperti stabilitas nilai tukar Rupiah, stabilitas harga barang dan jasa, penentuan suku bunga acuan, penetapan aturan pembelian kredit dan lain sebagainya.

"Kebijakan bank Indonesia tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada dunia usaha, perbankan dan masyarakat secara umum," tutup Bayu.

Cak Lontong dan teman duetnya Tatok, dalam aksinya di atas panggung sukses membuat suasana kegiatan dipenuhi tawa.
Ia mengaku senang mendapat kepercayaan untuk mengisi acara Temu Responden 2018 BI Provinsi Jambi.

"Kalau ada evaluasi, sekiranya kerjasama ini cukup bagus, saling memberi masukan, diadakan sebulan sekali saya siap pak (diundang) karena itu sangat bisa membantu perekonomian."

"Loh?!," ujar Tatok.

"Perekonomian keluarga kami, perusahaan dan bank-bank lain juga, OJK juga silakan." Sontak kata-katanya itu membuat seluruh hadirin tertawa. Cak Lontong dan Tatok menutup penampilannya dengan pantun jenaka.

"Sekali lagi, kalau ada kata-kata yang salah mohon dianggap benar, karena tak ada gading yang tak retak, jadi atas nama keluarga besar gajah kami mohon maaf, tidak bisa menghasilkan gading yang tak retak. Kalau ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi Kalau ada umur yang panjang, mari kita gali sumur lagi."

Penulis: fitri
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help