Terkenal Berani dan Mantan Tentara, Ternyata Prabowo Juga Takut Jarum Suntik, Begini Katanya

Bakal calon Presiden Prabowo Subianto mengaku takut dokter dan takut disuntik. Hal itu disampaikan Prabowo.

Terkenal Berani dan Mantan Tentara, Ternyata Prabowo Juga Takut Jarum Suntik, Begini Katanya
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ( kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018). Prabowo dan Sandiaga Uno resmi maju mencalonkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019(ANDREAS LUKAS ALTOBELI) 

TRIBUNJAMBI.COM - Bakal calon Presiden Prabowo Subianto mengaku takut dokter dan takut disuntik.

Hal itu disampaikan Prabowo disela-sela menjalani tes kesehatan bersama Cawapres Sandiaga Uno di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, Senin (13/8/2018).

Tes kesehatan ini harus dilalui Prabowo sebagai salah satu syarat menjadi calon presiden.

 Oleh karena itu, ia tetap menjalani tes kesehatan ini meskipun mengaku takut dengan dokter.

Baca: 3 Hari Jelang 16 Agustus 2018, Inikah yang akan Terjadi Pada Ahok Hari Itu

"Saya mantan tentara yang takut dokter. Terutama takut suntik. Lebih baik disuruh terjun aja," kata Prabowo kepada wartawan sambil tertawa.

Saat menyampaikan hal itu, Prabowo turut didampingi wakilnya Sandiaga Uno dan juga tim dokter RSPAD.

TRIBUNJAMBI.COM DI INSTAGRAM

Prabowo mengatakan, sejak pukul 07.00 WIB tadi, ia sudah menjalani pemeriksaan darah, gigi, hingga urin.

Selanjutnya, masih akan banyak lagi pemeriksa yang harus dijalani.

Pemeriksaan diperkirakan memakan waktu 12 jam.

"Katanya sampai jam 5 jam 6. Ya mudah mudahan cepat," kata Prabowo.

Baca: Ratusan Personel Polda Jambi Dikirim ke Sumsel, Pengamanan Asian Games 2018

Mengenai persiapan tes kesehatan ini, menurut Prabowo, tidak ada persiapan khusus.

Baca: Sandiaga Uno Disebut Cawapres Ganteng, Istrinya Minta Hal Ini ke Emak-Emak

Ketua Umum Partai Gerindra ini hanya menjalankan pesan dokter, yakni puasa sebelum tes kesehatan dimulai.

"Saya diperintah oleh dokter puasa jam 8 malam. Enggak biasa saya. Biasa makan jam 10 malam saya. Jadi enggak bisa tidur kelaparan. Tapi karena perintah dokter, enggak berani saya melanggar," kata dia.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved