Cegah Pangkalan dan Agen Ambil Untung Besar, Harga Gas Melon di Batanghari Naik

Gas LPG 3 kg bersubsidi terjadi kenaikan harga di wilayah Kabupaten Batanghari, naik dari Rp 16.000 pertabung menjadi Rp 17.000.

Cegah Pangkalan dan Agen Ambil Untung Besar, Harga Gas Melon di Batanghari Naik
Warta Kota/Nur Ichsan
MIGRASI KE GAS ELPIJI 3 KILO - Pekerja sedang melakukan bongkar muat gas elpiji melon 3 kilogram di sebuah pangkalan di Jalan Tubagus Angke, Rt 08/10, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (3/1). Sejak adanya kenaikan dan kelangkaan gas elpiji 12 kilogram non subsidi, kini kebanyakan penggunanya beralih menggunakan gas melon, sehingga gas milik rakyat kalangan bawah ini permintaannya meningkat dan terancam langka di pasaran. (warta kota/nur ichsan) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Gas LPG 3 kg bersubsidi terjadi kenaikan harga di wilayah Kabupaten Batanghari, naik dari Rp 16.000 pertabung menjadi Rp 17.000 dari harga pangkalan ke konsumen. 

Hal tersebut berdasarkan SK terbaru dari Gubernur Jambi, No 633 tahun 2018 terkait kenaikan harga Het di pangkalan. Terhitung dari kilometer 0-60 Km dari SPBE dari Rp 16 ribu menjadi Rp 17 ribu pertabung.

"Harga terbaru naik, untuk menghindari adanya permainan harga baik di pangkalan maupun agen, untuk mencari keuntungan besar" ujar Kabag Ekonomi Syaiful, Senin (13/8).

Dikatakan pula, dari kenaikan harga het tersebut pangkalan menebus tabung pada agennya masing masing sebesar Rp 14.200 pertabung. Dengan demikian terjadi margin bagi pangkalan sebesar Rp 2.800 pertabung.

Meski demikian tidak dapat dipungkiri masih dijumpai pangkalan yang menjual tabung gas diatas harga het, itu juga yang menjadi fokus pengawasan petugas. Selain itu untuk menghindari adanya pangkalan atau agen yang tidak mengetahui kenaikan harga tersebut pihaknya akan memberikan surat edaran.

"Ada 111 pangkalan yang kita surati terkait edaran gubernur tersebut, dan kita minta pangkalan dapat menjalankan kebijakan tersebut dan menjual gas sesuai het Rp 17 ribu pertabung," jelas Syaiful

"Selain itu kita minta juga setiap agen dan pangkalan untuk mengubah papan harga di setiap pangkalan mereka, sesuai dengan harga het yang telah ditetapkan," tegasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved