Warga Geger Tahu Ada Semburan Gas, Camat Berbak Minta Pemkab Segera Turun

Peristiwa bermula saat pihak Pemkab Tanjabtim berencana membangun jembatan di Desa setempat melalui dinas PUPR.

Warga Geger Tahu Ada Semburan Gas, Camat Berbak Minta Pemkab Segera Turun
Tribun Jambi/Zulkifli
Warga Desa Telago Limo, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), dibuat gegerkan oleh semburan gas. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Warga Desa Telago Limo, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), dibuat gegerkan oleh semburan gas.

Menurut informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, peristiwa itu bermula saat pihak Pemkab Tanjabtim berencana membangun jembatan di Desa setempat melalui dinas PUPR.

Saat pihak rekanan melakukan pengeboran sedalam 18-20 meter untuk mengecek kadar tanah di lokasi, tiba-tiba semburan diduga gas bercampur air keluar dari dalam lubang tersebut. Saat dicoba dikasi api oleh warga, api pun menyala seperti obor. Bahkan suara semburan bisa terdengar hingga beberapa meter.

Warga setempat pun dibuat terkejut dengan kejadian tersebut karena sebelumnya tidak diketahui ada tanda tanda yang menunjukkan adanya gas alam maupum minyak bumi di kawasan itu.

Camat Berbak, Budi Wahyu, saat dikonfirmasi membenarkan hal itu, dijelaskanya kejadian itu terjadi pada Jumat (10/8) kemarin di tanah milik warga di Rt 09 Desa Telago Limo.

"Saat dikasih tahu pak Kades saya dan Kapolsek langsung turun ke lokasi, melihat langsung seperti apa kejadiannya, ternyata memang benar ada semburan kaya gas dan uap air dari dalam tanah," kata Budi pada Tribunjambi.com, Minggu (12/8).

Budi menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan bahwa semburan yang keluar dari perut bumi itu adalah gas atau bukan, namun untuk mengantisipasi agar tidak terjadi apa-apa pihak Polsek telah memberi garis polisi di area tersebut.

“Belum tau pasti, apa itu gas apa minyak bumi, yang jelas kami sudah laporkan adanya kejadian ini ke Pemkab maupun ke Bappeda. Mudah-mudahan ini benar-benar gas Bumi yang bisa dieksplorasi untuk meningkatkan PAD,” ujarnya.

"Lubang itu sementara kita tutup menggunakan pasir. Apinya bisa padam namun semburan dari dalam lubang tetap keluar," tambahya.

Budi pun berharap kepada Pihak Pemkab untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, karena masyarakat setempat juga merasa khawatir belum mengetahui secara pasti semburan apa yang keluar dari perut bumi ini.

”Kita minta Pemkab segera tindaklanjuti masalah ini, biar warga saya yang tinggal di sekitar kejadian merasa tenang,” jelasnya.

Dilain pihak, Kapolsek Berbak Ipda Parlin Sagala saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, membenarkan bahwa adanya penemuan titik semburan gas seperti lumpur Lapindo yang pihaknya belum bisa memastikan apakah itu benar benar gas atau minyak, yang jelas pihaknya akan laporkan temuan tersebut ke pihak Pemkab agar dapat menindak lanjuti kebenaran apa itu gas atau yang lainnya.

"Untuk saat ini kita juga sudah memberikan police line agar tidak ada warga yang bisa mendekati titik tersebut, karena kita belum tahu apakah itu berbahaya atau tidak," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help